Lagi, 800 ASN Sumbawa akan Ikuti Profiling
- 01 Okt 2026 15:42 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Sumbawa — Pemerintah Kabupaten Sumbawa, kembali menyiapkan profiling aparatur sipil negara (ASN) sebagai bagian dari penguatan manajemen talenta. Setelah memprofiling 700 ASN pada September 2026, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumbawa mengusulkan sekitar 800 ASN untuk mengikuti kegiatan serupa pada November mendatang.
Kepala BKPSDM Kabupaten Sumbawa, Budi Santoso, S.Sos., M.Si, mengatakan pihaknya telah melaksanakan profiling terhadap 700 ASN selama tiga hari, yakni 17 hingga 19 September 2026 lalu. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Computer Assisted Test (CAT) BKPSDM Sumbawa.
“Setelah sukses melaksanakan profiling bagi 700 ASN selama tiga hari pada 17 hingga 19 September 2026, tahap berikutnya ada sekitar 800 ASN yang kami usulkan untuk mengikuti profiling pada November mendatang,” kata Budi, Kamis 1 Oktober 2026.
Budi menjelaskan, profiling menjadi bagian penting dalam penerapan sistem manajemen talenta di lingkungan Pemkab Sumbawa. Program tersebut juga menjadi bagian dari Bina Akselerasi Karir dan Langkah Aksi Organisasi (BAKALAKO), yang menindaklanjuti hasil pemetaan talenta atau talent action plan berbasis sistem merit.
Menurut Budi, Pemkab Sumbawa terus mendorong ASN memahami mekanisme manajemen talenta sejak tahap awal. Pemerintah daerah juga meminta setiap ASN memperbaiki dan memperbarui data kepegawaian masing-masing. Agar seluruh informasi yang dibutuhkan dapat terhubung dengan sistem manajemen talenta.
“Dalam manajemen talenta dikenal pemetaan talenta. Dari pemetaan itu akan terlihat apakah ASN masuk dalam kotak 7, 8, atau 9,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemetaan tersebut menjadi salah satu dasar bagi pemerintah dalam mengelola dan mengembangkan potensi ASN. Pemkab Sumbawa selanjutnya menyiapkan mekanisme retensi, untuk mempertahankan ASN yang masuk dalam kelompok talenta tertentu agar tetap mampu mempertahankan kinerjanya.
Selain retensi, manajemen talenta juga mengenal mekanisme suksesi. Budi mengatakan, mekanisme tersebut berkaitan dengan penyiapan ASN yang dinilai dapat menjadi suksesor untuk mengisi jabatan tertentu melalui proses rotasi maupun promosi.
Pemkab Sumbawa dapat menggunakan manajemen talenta dalam proses pengisian jabatan. Pemerintah daerah juga dapat melibatkan pihak ketiga untuk melaksanakan uji kompetensi sesuai kebutuhan. Selain itu, mekanisme manajemen talenta memungkinkan pemerintah daerah memanfaatkan komite talenta dalam menentukan kebutuhan pengembangan seorang ASN.
Budi mengatakan, proses tersebut membutuhkan dukungan data ASN yang lengkap dan mutakhir. Karena itu, BKPSDM juga mendorong ASN memperbarui berbagai informasi yang terdapat dalam akun MyASN masing-masing.
“Profiling bagi ASN ini dilaksanakan agar mereka memenuhi standar untuk manajemen talenta,” katanya.
Ia menyebut kegiatan profiling sekaligus menindaklanjuti rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN). Berdasarkan hasil evaluasi, masih banyak ASN yang belum memahami konsep manajemen talenta, termasuk posisi mereka dalam pemetaan talenta.
Budi mengatakan, pemetaan ASN tidak otomatis menempatkan seluruh pegawai pada kelompok talenta yang sama. Hasil profiling sebelumnya menunjukkan ASN Sumbawa tersebar pada sejumlah kotak dalam pemetaan, termasuk kotak 4, 5, 6, 7, 8, dan 9.
Kondisi tersebut, menurut dia, menunjukkan masih ada ASN yang perlu memahami aspek apa saja yang memengaruhi posisi mereka dalam pemetaan talenta.
“Sebagian ASN belum mengetahui mereka berada di kotak berapa. Ada yang berada di kotak 5, misalnya, dan mereka belum mengetahui aspek apa yang masih kurang,” ujarnya.
Karena itu, BKPSDM menggunakan sosialisasi dan profiling untuk menyamakan pemahaman ASN mengenai sistem manajemen talenta. Pemerintah daerah juga memberikan ruang bagi ASN untuk memperbaiki data dan meningkatkan aspek yang menjadi bagian dari penilaian talenta.
Budi menyebut hasil profiling terhadap 700 ASN yang dilaksanakan September lalu, menunjukkan adanya perubahan posisi sejumlah ASN dalam pemetaan talenta. Beberapa ASN yang sebelumnya berada di kotak 5 berhasil bergerak ke kotak 7, 8, bahkan 9 setelah memperbaiki sejumlah aspek yang menjadi bagian dari profil talenta.
“Alhamdulillah, hasil profiling kemarin telah menunjukkan banyak perubahan. Ada yang sebelumnya berada di kotak 5, kini sudah berada di kotak 7, 8, bahkan 9,” katanya.
BKPSDM Kabupaten Sumbawa telah menyampaikan seluruh hasil profiling terhadap 700 ASN tersebut kepada BKN. Selanjutnya, pemerintah daerah menyiapkan usulan profiling bagi sekitar 800 ASN untuk pelaksanaan pada November 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....