Profiling ASN Dimulai, Sekda Sumbawa Tekankan Keseriusan

  • 18 Sep 2026 14:20 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Sumbawa - Penilaian Potensi dan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Profiling ASN (ProASN) mulai digelar di Kabupaten Sumbawa. Pelaksanaan ProASN digelar di Gedung Computer Assisted Test (CAT) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumbawa, sejak Kamis 17 September 2026.

Sekda Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, meminta seluruh peserta mengikuti proses penilaian dengan serius dan sungguh-sungguh. Ia menilai, keseriusan peserta penting karena hasil profiling akan menjadi basis data potensi dan kompetensi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Pemerintah daerah akan menggunakan data tersebut untuk memperoleh gambaran kemampuan pegawai secara objektif, terukur, dan terintegrasi.

“Data yang dihasilkan dari penilaian ini sangat penting untuk mendukung pengembangan karier, pemetaan talenta, hingga penerapan Sistem Merit dan Manajemen Talenta ASN secara menyeluruh,” ujar Budi, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat 18 September 2026.

Ia meminta peserta tidak menganggap asesmen tersebut sekadar tahapan administratif. Budi mendorong setiap pegawai memanfaatkan proses profiling untuk mengenali kapasitas, kompetensi, dan potensi diri.

Menurutnya, pemetaan yang akurat membutuhkan keterlibatan peserta secara serius. Peserta harus mengikuti setiap tahapan sesuai ketentuan agar hasil penilaian mampu menggambarkan potensi dan kompetensi masing-masing secara tepat.

Budi juga mengingatkan peserta agar menjadikan proses tersebut sebagai bagian dari pengembangan diri. Hasil penilaian dapat menjadi salah satu bahan bagi pemerintah daerah dalam menyusun pengembangan karier dan pemetaan talenta ASN.

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan tertib, Sekda turun langsung memantau proses asesmen. Ia melihat aktivitas peserta di ruang CAT sekaligus memastikan seluruh tahapan berlangsung sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Budi menerangkan, Pemkab Sumbawa melaksanakan ProASN sebagai bagian dari penguatan pengelolaan ASN berbasis merit, kompetensi, dan potensi. Pemerintah daerah menempatkan hasil profiling sebagai salah satu basis informasi, dalam pengembangan manajemen ASN.

Budi kembali meminta peserta mengikuti seluruh rangkaian penilaian secara disiplin dan memberikan kemampuan terbaik selama proses asesmen berlangsung.

“Manfaatkan momentum ini untuk mengukur dan mengenali kapasitas diri masing-masing,” pesannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....