Gubernur Iqbal Titip Pesan ke PKK: Rawat Rakyat dengan Naluri Keperempuanan
- 06 Sep 2026 19:00 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan PKK merupakan mitra strategis pemerintah dalam menangani berbagai persoalan sosial dengan pendekatan kemanusiaan.
- Ketua TP PKK NTB Sinta M. Iqbal memperkenalkan Gerakan PINTAR untuk memetakan persoalan keluarga dan menghasilkan data yang akurat sebagai dasar kebijakan sosial dan kesehatan.
RRI.CO.ID, Matram — Puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Provinsi NTB berlangsung meriah di Mataram, Sabtu 5 September 2026. Sebanyak 10 kader PKK berprestasi mendapat penghargaan atas dedikasi dan panjangnya masa pengabdian.
Penghargaan tersebut diserahkan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bersama Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri, Direktur Bank NTB Syariah Nazaruddin, dan Ketua TP PKK NTB Sinta M. Iqbal.

Gubernur Iqbal mengatakan PKK bukan sekadar organisasi kemasyarakatan, tetapi mitra strategis pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial.
Menurutnya, pendekatan yang mengedepankan sentuhan kemanusiaan menjadi kekuatan perempuan dalam mendampingi dan merawat masyarakat.
"Pendekatan menyelesaikan persoalan sosial itu harus perempuan, karena human touch is women touch. Saya menitipkan pembinaan kaum perempuan, merawat rakyat dengan naluri keperempuanan yang menyejukkan. PKK adalah mitra strategis Pemprov NTB," ujar Iqbal.
Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada kader PKK senior yang tetap aktif mengabdi secara sukarela. Kader tersebut bahkan telah berusia 74 tahun.
Sementara itu, Ketua TP PKK NTB Sinta M. Iqbal menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK.
Hal itu dinilai penting untuk menjawab sejumlah persoalan strategis, mulai dari pencegahan stunting, pernikahan anak, ketahanan pangan, hingga penguatan Dasawisma.
Dalam kesempatan tersebut, Sinta juga memperkenalkan Gerakan PINTAR yang merupakan singkatan dari Partisipasi, Integrasi, Navigasi, Tangani, Aksi, dan Responsif.
Program tersebut diluncurkan TP PKK NTB bersama TP PKK kabupaten/kota pada Jumat, 4 September 2026.
Sinta menjelaskan PINTAR menggunakan pendekatan berbasis komunitas dengan menempatkan masyarakat sebagai subjek. Warga didorong untuk aktif mengidentifikasi persoalan, memetakan masalah, menganalisis kerentanan, menemukan potensi, hingga menentukan solusi.
"Prinsip utamanya temu kenali, temu solusi, temu aksi. Diharapkan menghasilkan basis data keluarga yang akurat dan riil untuk mendukung perumusan kebijakan pemerintah di bidang sosial dan kesehatan," jelasnya.
Peringatan HKG PKK ke-54 tingkat Provinsi NTB kemudian ditutup dengan pemberian apresiasi kepada sejumlah mitra kerja serta penghargaan simbolis bagi kader PKK terbaik dari seluruh NTB.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....