Rebranding Festival, 'Senggigi Sunset Show' Hidupkan Kembali Pesona Wisata Malam
- 06 Sep 2026 18:58 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat — Wajah baru pariwisata Senggigi mulai diperkenalkan. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Pariwisata meluncurkan Senggigi Sunset Show, sebuah pertunjukan seni, budaya dan hiburan yang digelar di Amphitheater Pasar Seni Senggigi, Sabtu 5 September 2026 malam.
Peluncuran perdana tersebut langsung mendapat sambutan meriah. Ratusan orang memadati kawasan pertunjukan yang berada di jantung destinasi wisata Senggigi. Pengunjung datang dari berbagai kalangan, mulai masyarakat lokal, wisatawan nusantara hingga wisatawan mancanegara yang tengah menikmati liburan di kawasan tersebut.
Program ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lombok Barat memberikan warna baru terhadap atraksi wisata Senggigi. Bukan sekadar pertunjukan hiburan, Senggigi Sunset Show dirancang untuk mempertemukan kekayaan seni budaya daerah dengan hiburan modern dalam satu panggung.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat, Agus Gunawan, mengatakan perubahan konsep dan penamaan tersebut merupakan bagian dari strategi untuk kembali menguatkan daya tarik Senggigi sebagai salah satu kawasan wisata unggulan di Lombok Barat.
"Melalui Senggigi Sunset Show ini kita ingin pelestarian nilai budaya bisa terus ditampilkan di Senggigi. Kita harapkan ini sebagai atraksi untuk menarik wisatawan baik itu mancanegara, wisatawan nusantara, dan lokal," ujarnya.
Menurut Agus, keberadaan agenda rutin menjadi bagian penting agar atraksi wisata di Senggigi tidak hanya ramai ketika memasuki musim kunjungan tinggi. Karena itu, konsistensi penyelenggaraan menjadi tantangan yang harus dijaga pemerintah bersama seluruh pelaku pariwisata.
"Yang terpenting adalah bagaimana Senggigi Sunset Show ini konsisten diselenggarakan. Tantangan kita baik di high season dan terutama di low season nanti," katanya menegaskan.
Berbeda dari sekadar pertunjukan panggung, pembukaan Senggigi Sunset Show menghadirkan sejumlah kesenian yang merepresentasikan kekayaan budaya lokal. Penonton disuguhi Gendang Beleq dari SMAN 1 Narmada, Tari Mesatya dan Tari Kembang Sembah yang dibawakan Sanggar Tari Saguna Jana Desa Jagaraga Indah.
Atraksi Pencak Silat turut membuat suasana pertunjukan semakin semarak. Sementara nuansa hiburan modern dihadirkan melalui penampilan Black Rose Band yang mengajak pengunjung menikmati suasana malam di kawasan Senggigi.
Antusiasme juga dirasakan para penampil. Bunga, Gayatri dan Mona, yang membawakan Tari Mesatya pada malam pembukaan, mengaku mendapat pengalaman berbeda karena dapat tampil di hadapan penonton yang tidak hanya berasal dari Lombok.
"Perasaan kita tampil di acara ini pasti senang, semangat, seru. Kami excited, nambah pengalaman kami juga, pengalaman baru bisa tampil di banyak orang, apalagi banyak wisatawan dari luar, kayak turis-turis," ucapnya.
Bagi mereka, tampil di hadapan wisatawan menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus kesempatan untuk memperkenalkan kesenian daerah melalui panggung pariwisata.
Selain pertunjukan seni dan budaya, pengunjung juga dapat menikmati Senggigi Sunset Market. Area tersebut mempertemukan produk UMKM lokal dengan berbagai stan kuliner yang disiapkan hotel-hotel di kawasan Senggigi.
Kehadiran pasar tersebut membuat konsep acara tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk mendapatkan manfaat langsung dari meningkatnya aktivitas wisatawan.
Senggigi Sunset Show selanjutnya dijadwalkan berlangsung setiap Sabtu hingga awal Desember 2026. Agenda rutin ini diharapkan mampu menjadi atraksi baru yang memperpanjang aktivitas wisatawan sekaligus menjaga denyut ekonomi kawasan Senggigi, termasuk sektor UMKM, kuliner, seni pertunjukan dan perhotelan.
Dengan konsep yang memadukan seni tradisi, pertunjukan modern dan aktivitas ekonomi kreatif, Senggigi Sunset Show kini diarahkan menjadi salah satu agenda rutin yang memperkuat kembali citra Senggigi sebagai destinasi wisata yang hidup hingga malam hari.
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap konsistensi agenda tersebut dapat menjadi modal penting untuk menjaga daya tarik Senggigi, baik ketika kunjungan wisatawan sedang tinggi maupun saat memasuki periode sepi.
"Harapannya tentu Senggigi Sunset Show bisa terus berjalan dan menjadi atraksi yang menarik bagi wisatawan," kata Agus mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....