Festival Senggigi Jadi Magnet Baru, Turis Mancanegara Terpukau Budaya Lokal
- 07 Jul 2026 14:54 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat - Kawasan wisata Senggigi kembali menunjukkan pesonanya sebagai salah satu ikon pariwisata Nusa Tenggara Barat. Ribuan nuansa budaya, pertunjukan seni tradisional, hingga antusiasme wisatawan menyatu dalam gelaran Pekan Kesenian Senggigi yang memasuki pekan kedua, Sabtu 4 Juli 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari Festival Senggigi 2026 tersebut sukses menarik perhatian masyarakat, wisatawan domestik, hingga turis mancanegara yang ikut larut menikmati kemeriahan budaya lokal.
Sejak sore hingga malam hari, Amphitheatre Pasar Seni Senggigi dipenuhi ratusan pengunjung yang ingin menyaksikan beragam penampilan seni dari pelajar dan kelompok kesenian Kecamatan Gunungsari. Suasana semakin semarak ketika wisatawan asing yang menginap di sejumlah hotel dan resor di kawasan Senggigi turut hadir, berbaur bersama masyarakat, mengabadikan setiap pertunjukan, bahkan ikut menari mengikuti irama musik tradisional yang ditampilkan.
Momentum tersebut menjadi gambaran bahwa geliat pariwisata Senggigi mulai kembali menemukan denyutnya. Kehadiran wisatawan mancanegara yang menikmati langsung pertunjukan budaya dinilai menjadi sinyal positif bagi kebangkitan destinasi wisata yang selama ini menjadi pintu gerbang pariwisata Pulau Lombok.
Keindahan alam turut mendukung suksesnya penyelenggaraan acara. Cuaca cerah dengan langit biru dan hembusan angin pantai yang sejuk menciptakan suasana nyaman bagi para pengunjung untuk menikmati seluruh rangkaian pertunjukan hingga malam hari.
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Lombok Barat, Agus Gunawan, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dan wisatawan pada pelaksanaan Pekan Kesenian Senggigi pekan kedua tersebut.
"Pekan Kesenian Senggigi di minggu kedua ini lebih ramai dari sebelumnya. Kita harapkan setelah Agustus kegiatan ini bisa tetap terus diselenggarakan setiap pekannya, bukan hanya hari Sabtu tetapi juga hari Minggu," ujarnya.
Menurut Agus, meningkatnya jumlah pengunjung menjadi indikator bahwa Festival Senggigi mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen menjadikan kegiatan tersebut sebagai agenda rutin untuk memperkuat daya tarik destinasi wisata Senggigi sekaligus memberikan ruang bagi pelaku seni dan budaya lokal untuk terus berkarya.
Ia menegaskan, Pekan Kesenian Senggigi tidak hanya berfungsi sebagai panggung pelestarian budaya, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM, industri kreatif, serta sektor perhotelan di kawasan wisata Senggigi.
"Kita harapkan Festival Senggigi ini bisa membangkitkan kembali kawasan Senggigi agar semakin ramai, okupansi hotel meningkat, masyarakat terhibur, dan semakin banyak wisatawan mancanegara yang datang ke Lombok Barat," katanya menegaskan.
Melalui penyelenggaraan Festival Senggigi 2026 yang dijadwalkan berlangsung hingga Agustus mendatang, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap kawasan Senggigi kembali menjadi destinasi unggulan yang mampu memperpanjang lama tinggal wisatawan (length of stay), memperkuat ekonomi kreatif, serta mengangkat kekayaan seni budaya daerah ke panggung yang lebih luas.
"Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis Senggigi akan kembali menjadi destinasi wisata yang hidup, diminati wisatawan, sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Lombok Barat," katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....