Pemkab Bima Gelar Khataman Al-Qur’an Massal, 720 Santri Ikuti Prosesi

  • 01 Sep 2026 16:23 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Pemerintah Kabupaten Bima menggelar Khataman Al-Qur’an Massal yang diikuti sebanyak 720 santri dan santriwati dari berbagai Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Kabupaten Bima.

Kegiatan yang dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Bima tersebut dirangkaikan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi.

Sebanyak 720 peserta khataman terdiri dari 320 santri dan 400 santriwati. Mereka berasal dari TPQ yang tersebar di desa-desa pada 13 kecamatan se-Kabupaten Bima.

Kegiatan mengusung tema "Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Kegiatan Khataman Massal, Kita Wujudkan Generasi Qur’ani yang Meneladani Akhlaq Rasulullah SAW untuk Membangun Bima yang Bermartabat".

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Bima Ady Mahyudi, jajaran Forkopimda, pejabat teras lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, Ketua MUI, Ketua Baznas, serta para orang tua dan wali santri.

Kehadiran ratusan anak yang mengikuti khataman menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi. Prosesi tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada anak-anak yang telah menyelesaikan bacaan Al-Qur’an melalui pendidikan di TPQ.

Bupati Bima Ady Mahyudi mengatakan, pelaksanaan khataman massal memberikan kebahagiaan sekaligus kebanggaan tersendiri bagi pemerintah daerah dan masyarakat.

"Kebahagiaan kita hari ini semakin lengkap dengan digelarnya khataman massal. Melihat anak-anak kita telah menyelesaikan bacaan Al-Qur’an merupakan sebuah kebanggaan yang luar biasa. Anak-anak inilah aset berharga serta masa depan Kabupaten Bima," kata Ady Mahyudi.

Menurutnya, keberadaan generasi yang dekat dengan Al-Qur’an merupakan modal penting dalam membangun daerah. Pendidikan agama sejak usia dini dinilai tidak hanya membentuk kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi fondasi pembentukan akhlak dan karakter anak.

Bupati menegaskan, pembangunan Kabupaten Bima tidak boleh hanya diarahkan pada pembangunan infrastruktur fisik. Kemajuan daerah harus berjalan seimbang dengan pembangunan mental, spiritual, dan moral masyarakat.

"Generasi muda yang cinta Al-Qur’an dan meneladani sifat-sifat Nabi adalah kunci utama terwujudnya Bima yang sejahtera dan bermartabat," ujarnya.

Ia berharap kegiatan khataman massal tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan motivasi kepada para santri untuk terus membaca, memahami, mengamalkan, serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah prosesi khataman massal selesai, kegiatan dilanjutkan dengan santapan rohani berupa ceramah agama yang disampaikan H. Islamudin, S.Pd.I.

Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh peserta dan masyarakat yang hadir untuk terus memperkuat benteng moral melalui syiar Al-Qur’an serta meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bima berharap lahir semakin banyak generasi muda yang memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an, berakhlak mulia, dan mampu menjadi bagian penting dalam mewujudkan Bima yang bermartabat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....