Cegah Stunting, GEMARIKAN NTB Bagikan 250 Paket Olahan Ikan untuk Anak
- 01 Sep 2026 15:57 WIB
- Mataram
Poin Utama
- GEMARIKAN NTB menyalurkan 250 paket olahan ikan kepada anak-anak dan ibu di Desa Pemepek, Lombok Tengah.
- Kegiatan ini sekaligus mengedukasi keluarga tentang pentingnya protein ikan untuk mendukung tumbuh kembang dan kecerdasan anak.
RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Sebanyak 250 paket olahan ikan dibagikan kepada anak-anak dan ibu di Desa Pemepek, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah, NTB. Paket berupa pentol dan nugget ikan itu dibagikan dalam kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN).
Kegiatan digelar Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Provinsi NTB bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) NTB, PKK NTB, dan Tim Bunda Literasi NTB, Selasa, 1 September 2026.
Ketua Forikan NTB Sinta M. Iqbal bersama Ketua Forikan Lombok Tengah Baiq Nurul Aini Pathul Bahri turun langsung dalam kegiatan tersebut. Penyaluran dilakukan mulai dari sekolah hingga posyandu. Kegiatan pertama berlangsung di RA Baiturrahman NW. Sebanyak 32 paket olahan ikan dibagikan kepada anak-anak. Edukasi makan ikan dikemas melalui dongeng interaktif tentang hewan laut.
Sinta juga mengajak anak-anak menyukai ikan dan menghabiskan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). "Janji ya, harus suka makan ikan. MBG-nya dihabiskan ya. Mau besar kayak Bunda? Harus banyak makan ikan," kata Sinta kepada anak-anak.
Dari sekolah, rombongan kemudian menuju Posyandu Melati II. Di hadapan ibu-ibu dan kader posyandu, Sinta menekankan pentingnya ikan sebagai sumber protein bagi tumbuh kembang anak.
Menurutnya, kebutuhan protein anak usia batita dan balita sangat tinggi. Asupan ikan juga dinilai penting untuk mendukung perkembangan otak.
"Anak-anak ibu di usia batita-balita ini membutuhkan banyak sekali protein. Ikan itu termasuk salah satu yang tinggi proteinnya dan bagus buat perkembangan otak," ujarnya.
Sinta meminta para ibu tidak menyerah ketika anak sulit makan ikan. Dia mendorong orang tua mencari cara agar ikan bisa diolah menjadi makanan yang lebih menarik dan disukai anak.
"Kadang anak nggak mau makan, ibunya capek, ya sudah nggak usah dikasih. Hari ini saya ajak teman-teman semua, kalau anak tidak mau makan ikan, diusahakan," katanya.
Menurut Sinta, orang tua kini bisa dengan mudah mencari berbagai resep olahan ikan melalui media sosial seperti TikTok dan Instagram. Ikan tidak harus selalu disajikan dalam bentuk yang sama.
Selain mendorong konsumsi ikan, Sinta mengingatkan orang tua membatasi jajanan tinggi gula dan makanan yang mengandung banyak MSG. Anak juga dianjurkan lebih banyak mengonsumsi sayuran.
Dalam kegiatan di Posyandu Melati II, sebanyak 73 paket olahan ikan diserahkan secara simbolis. Sebanyak 45 paket lainnya diberikan kepada Posyandu Ceria.
Penyaluran kemudian dilanjutkan ke SDN Pemepek. Sebanyak 100 paket olahan ikan dibagikan kepada para siswa. Total terdapat 250 paket olahan ikan yang disalurkan dalam rangkaian GEMARIKAN di Desa Pemepek.
Sinta kembali mengajak para siswa membiasakan makan ikan dan sayur serta mengurangi konsumsi minuman manis. Pemprov NTB berharap edukasi GEMARIKAN tidak berhenti pada pembagian makanan. Gerakan tersebut diharapkan mendorong ikan menjadi bagian dari pola makan sehari-hari keluarga sehingga membantu menciptakan generasi NTB yang sehat, cerdas, dan memiliki tumbuh kembang optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....