BULOG Peduli Gizi, Dampingi 155 Balita di Lombok Timur Selama Tiga Bulan

  • 10 Sep 2026 16:22 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur – Perum BULOG memperkuat intervensi penanganan masalah gizi balita melalui program "BULOG Peduli Gizi" di Desa Sakra, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut menyasar, 155 balita yang mengalami wasting dan underweight. Selain balita, program ini juga melibatkan orang tua atau pengasuh serta kader posyandu. Pendampingan dirancang berlangsung selama tiga bulan.

Sekretaris Perusahaan Perum BULOG Dhana Putra Prasetra mengatakan, penanganan masalah gizi tidak cukup dilakukan dengan memberikan makanan tambahan. Menurutnya, edukasi dan pendampingan kepada orang tua menjadi bagian penting agar perbaikan kondisi kesehatan balita dapat berlangsung secara berkelanjutan.

“Titik beratnya bukan di pemberian beras dan susu, tetapi bagaimana membiasakan orang tua ataupun pengasuh para balita untuk tahu bagaimana cara membawa balita dari bulan ke bulan memiliki progres kesehatan yang maksimal,” ujar Dhana saat kegiatan di Desa Sakra, Kamis 10 September 2026.

Selama program berlangsung, BULOG memberikan sejumlah intervensi, antara lain pangan bergizi berupa beras dan susu, magicom, serta edukasi dan konseling bagi orang tua dan kader posyandu.

BULOG juga menyerahkan Antropometri Kit, untuk mendukung pemantauan pertumbuhan balita di posyandu. Sarana tersebut dinilai penting karena peralatan pengukuran di Posyandu Desa Sakra sebelumnya sudah usang dan belum memenuhi standar.

Selain pemberian pangan dan sarana pendukung, program mencakup pemantauan atau surveilans gizi balita selama tiga bulan. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu tenaga kesehatan dan kader memantau perkembangan kondisi balita secara berkala.

Salah satu intervensi pangan dalam program tersebut berupa beras fortifikasi (FortiFit) produksi BULOG. Beras ini diperkaya multivitamin dan mineral untuk mendukung kebutuhan tumbuh kembang balita. Produk tersebut diproduksi mengikuti standar yang ditetapkan serta melalui pengujian laboratorium untuk memastikan kandungan fortifikasinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pemilihan Lombok Timur sebagai lokasi program tidak terlepas dari kondisi masalah gizi di wilayah tersebut. Berdasarkan data konsolidasi Pemerintah Provinsi NTB per Desember 2025, prevalensi stunting di NTB tercatat sebesar 13,39 persen. Sementara prevalensi stunting di Kabupaten Lombok Timur tercatat 25 persen per Juni 2026.

Desa Sakra kemudian dipilih berdasarkan hasil koordinasi dan survei bersama Dinas Kesehatan Provinsi NTB dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur. Desa tersebut juga merupakan wilayah Ring 1 operasional Perum BULOG.

Pelaksanaan BULOG Peduli Gizi melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, dinas kesehatan, tenaga kesehatan, perguruan tinggi, kader posyandu hingga masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Perusahaan Perum BULOG Dhana Putra Prasetra yang mewakili Direktur Utama Perum BULOG, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Lombok Timur Muhammad Khairi, S.IP., M.Si. yang mewakili Bupati Lombok Timur, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur, Tim Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, serta jajaran Perum BULOG Kanwil NTB dan Tim TJSL BULOG.

Turut hadir Camat Sakra, Kepala Desa Sakra, para kepala dusun, tokoh agama, tokoh masyarakat, kader posyandu, dan masyarakat Desa Sakra.

Melalui program tersebut, BULOG berharap intervensi yang dilakukan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Pendampingan selama tiga bulan diharapkan dapat membantu meningkatkan pengetahuan orang tua, memperkuat kapasitas kader posyandu, serta mendukung pemantauan pertumbuhan balita.

Kolaborasi antara BULOG, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, perguruan tinggi, posyandu, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan stunting sekaligus penanganan wasting dan underweight di Lombok Timur.

Program ini menjadi bagian dari komitmen BULOG melalui TJSL untuk menciptakan manfaat bersama antara perusahaan dan masyarakat atau Creating Shared Values (CSV).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....