Gubernur NTB: HKTI Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Pangan di Daerah
- 02 Agt 2026 16:19 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal menegaskan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya di sektor ketahanan pangan dan pemberdayaan petani. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) IX HKTI NTB di Mataram, Minggu 2 Agustus 2026.
Menurut Iqbal, tantangan sektor pertanian saat ini bukan hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memastikan kesejahteraan petani melalui pemerataan nilai tukar petani (NTP). Ia menyebut NTP NTB secara umum telah berada di atas angka 100, namun masih terdapat ketimpangan antar subsektor.
"Yang paling banyak menghasilkan saat ini adalah sektor hortikultura. Sementara subsektor tanaman pangan dan perikanan masih berada di bawah rata-rata nasional. Hortikultura yang menjadi penopang sehingga NTP NTB bisa tetap berada di atas 100," ujarnya.
Ia menilai kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah bersama agar seluruh subsektor pertanian dapat berkembang secara seimbang dan memberikan kesejahteraan yang lebih merata bagi petani.
Gubernur juga menekankan bahwa HKTI telah dilibatkan dalam program Desa Berdaya yang dijalankan Pemerintah Provinsi NTB untuk menekan angka kemiskinan ekstrem melalui penguatan sektor pertanian.
Menurutnya, setiap keluarga miskin ekstrem mendapat dukungan anggaran sekitar Rp7 juta yang diarahkan untuk mengembangkan usaha produktif berbasis pertanian.
"HKTI bersama perguruan tinggi dan berbagai pihak membantu mengonsolidasikan masyarakat agar fokus menghasilkan satu komoditas pangan yang berkelanjutan. Tujuannya sederhana, bagaimana mereka memiliki pendapatan di atas Rp1 juta per bulan sehingga bisa keluar dari kategori miskin ekstrem," katanya.
Selain pemberdayaan masyarakat, Iqbal memastikan industrialisasi sektor pertanian atau agroindustri akan terus didorong sebagai bagian dari strategi meningkatkan nilai tambah produk pertanian NTB.
Ia menilai pengembangan hilirisasi hasil pertanian menjadi langkah penting agar petani tidak hanya menjual komoditas mentah, tetapi juga memperoleh nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menegaskan HKTI merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam menyukseskan tiga program prioritas pembangunan NTB, yakni pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan, dan pengembangan sektor pariwisata.
"Ada tiga program prioritas pemerintah, yaitu pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan pariwisata. HKTI menjadi mitra strategis terutama dalam memperkuat ketahanan pangan di NTB," tegasnya.
Ia berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi NTB, HKTI, kalangan akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar sektor pertanian mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di NTB.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....