Polda Petakan Jalur Penonton hingga Bukit Mandalika Jelang MotoGP

  • 02 Okt 2026 18:32 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah — Pengamanan MotoGP Mandalika 2026 tidak hanya dipusatkan di dalam Sirkuit Mandalika. Polda NTB mulai mematangkan pengamanan di sejumlah titik yang menjadi jalur pergerakan penonton, lokasi kedatangan, hingga kawasan perbukitan sekitar sirkuit.

Pemetaan itu dilakukan melalui tactical floor game atau gelar taktis Operasi Mandalika yang digelar Polda NTB, Kamis 1 Oktober 2026.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid mengatakan, gelar taktis tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh personel yang terlibat memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sebelum operasi dimulai.

"Jadi hari ini kita memastikan bahwa seluruh personel yang mendapatkan sprint pelaksanaan pengamanan mengerti akan tugas dan tanggung jawabnya," kata Kholid.

Menurutnya, pengamanan akan mencakup sejumlah aspek, mulai dari pengamanan kawasan sirkuit, penonton, jalur lalu lintas, hingga lokasi kedatangan seperti bandara dan pelabuhan.

Salah satu perhatian utama berada pada arus kendaraan saat penonton menuju kawasan Mandalika maupun ketika meninggalkan lokasi setelah balapan selesai.

Kondisi tersebut dinilai perlu diantisipasi karena arus kendaraan dapat meningkat secara bersamaan ketika ribuan penonton meninggalkan kawasan sirkuit.

"Memastikan bahwa nanti di jalan itu tidak ada kemacetan, memastikan bahwa nanti pengunjung bisa nyaman untuk memasuki ke lokasi dan nanti bubarannya," ujarnya.

Untuk mendukung pengamanan tersebut, sejumlah pos telah disiapkan. Personel nantinya ditempatkan di titik-titik yang telah dipetakan, termasuk di kawasan sekitar sirkuit dan jalur yang menjadi akses keluar-masuk penonton.

Selain mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Polda NTB juga memberikan perhatian terhadap potensi kebakaran di kawasan perbukitan sekitar Mandalika.

Kholid mengatakan, kondisi musim kemarau menjadi salah satu faktor yang perlu diantisipasi selama pelaksanaan MotoGP.

"Jadi kita memastikan juga karena di MotoGP ini jangan sampai ada karudela (kebakaran). Karena sekarang di musim kemarau ini yang kita pastikan nanti tidak ada karudela yang bisa mengganggu pelaksanaan race MotoGP ini," katanya.

Untuk mengantisipasi potensi kebakaran tersebut, personel akan ditempatkan di sejumlah kawasan perbukitan. Peralatan pemadam juga disiapkan sehingga apabila terjadi kejadian, penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

Secara keseluruhan, sebanyak 2.678 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026. Personel tersebut terdiri dari unsur TNI, Polri, dan sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Selain pengamanan umum, Polda NTB juga mulai menyiapkan skema pengamanan VVIP jika Presiden hadir dalam gelaran MotoGP Mandalika.

Kholid mengatakan, kehadiran Presiden sejauh ini masih dalam tahap konfirmasi. Namun, pola pengamanan tetap disiapkan sebagai langkah antisipasi.

"Masih terkonfirmasi hadir, tapi nanti akan ada konfirmasi ulang lagi dari TNI apakah beliau hadir atau tidak. Akan tetapi tetap kita siapkan pola pengamanan apabila beliau hadir," jelasnya.

Jika Presiden hadir, pengamanan akan menggunakan pola VVIP. Unsur TNI akan menjadi bagian utama dalam pengamanan ring satu dan ring dua, termasuk menentukan serta mengamankan jalur yang akan dilalui Presiden.

Sementara untuk akses masuk kawasan, pemeriksaan juga akan dilakukan bersama pihak pengelola. Personel akan membantu melakukan pengecekan terhadap akses masuk dan stiker kendaraan yang digunakan untuk memasuki area parkir.

Polda NTB selanjutnya akan menggelar apel pasukan pada 5 Oktober 2026. Apel tersebut menjadi bagian dari tahapan dimulainya Operasi Mandalika untuk pengamanan rangkaian MotoGP.

Dengan skema tersebut, pengamanan MotoGP tahun ini tidak hanya berbicara mengenai penjagaan di dalam sirkuit. Pergerakan penonton, kelancaran lalu lintas, potensi kebakaran di perbukitan, hingga kemungkinan kunjungan Presiden menjadi bagian yang dipersiapkan Polda NTB sebelum puncak balapan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....