Lalu Ahmad Zaini Jadi Sorotan, Ini Jejak Karier dan Politiknya sebelum OTT KPK
- 21 Jul 2026 10:21 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), pada Senin 20 Juli 2026, menjadi sorotan publik. Di tengah proses hukum yang kini masih berjalan, perjalanan karier dan rekam jejak politik orang nomor satu di Lombok Barat itu kembali menjadi perhatian masyarakat.
Lalu Ahmad Zaini resmi dilantik sebagai Bupati Lombok Barat periode 2025–2030 pada 20 Februari 2025. Sosok yang lahir di Praya, Kabupaten Lombok Tengah, pada 27 Juni 1970 itu dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang pengelolaan perusahaan daerah sebelum akhirnya terjun ke dunia politik.
Dalam perjalanan akademiknya, Zaini menyelesaikan pendidikan Sarjana Sains (S.Si.) di Universitas Islam Al-Azhar Mataram. Ia kemudian melanjutkan pendidikan Magister Teknik (M.T.) di Universitas Gadjah Mada (UGM), yang menjadi bekal dalam meniti karier profesionalnya.
Sebelum dikenal sebagai kepala daerah, Zaini lebih dahulu membangun reputasi sebagai pengusaha. Pada 2007, ia bergabung dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Menang, perusahaan yang melayani kebutuhan air bersih masyarakat Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat.
Kariernya di perusahaan daerah tersebut terus berkembang. Berbagai jabatan strategis pernah diemban hingga akhirnya dipercaya memimpin sebagai Direktur Utama. Di bawah kepemimpinannya, PDAM Giri Menang bertransformasi menjadi Perseroan Terbatas Air Minum Giri Menang (PT AMGM), sebuah perubahan yang menandai fase baru tata kelola perusahaan.
Selain memimpin PT AMGM, Zaini juga dipercaya menjadi Ketua Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) periode 2021–2025. Jabatan itu semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu figur yang berpengaruh di sektor penyediaan air minum nasional.
Usai mengakhiri masa tugasnya sebagai Direktur Utama PT AMGM pada 2024, Zaini memutuskan terjun ke kontestasi politik melalui Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Lombok Barat 2024.
Bersama Hj. Nurul Adha, pasangan yang dikenal dengan akronim LAZADHA itu maju dengan dukungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dalam pemungutan suara, pasangan tersebut berhasil meraih 107.340 suara atau 28,05 persen dari total suara sah.
Perolehan suara tersebut mengantarkan Lalu Ahmad Zaini dan Nurul Adha sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat periode 2025–2030.
Tak lama setelah menjabat sebagai kepala daerah, karier politik Zaini kembali mengalami peningkatan. Ia dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Provinsi Nusa Tenggara Barat periode 2024–2029.
Pelantikan kepengurusan DPW PAN NTB berlangsung di Kota Mataram pada Jumat, 17 April 2026. Prosesi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, yang mengukuhkan Lalu Ahmad Zaini sebagai Ketua DPW PAN NTB.
Kini, perjalanan politik dan karier Lalu Ahmad Zaini memasuki babak baru setelah KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap dirinya. Hingga berita ini ditulis, proses hukum masih berlangsung dan KPK belum menyampaikan secara lengkap konstruksi perkara maupun status hukum para pihak yang diamankan.
Pihak KPK menyatakan informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai. Proses hukum masih berjalan dan seluruh perkembangan akan disampaikan secara resmi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....