Irigasi Rusak dan El Nino Jadi Pemicu Harga Beras Naik di Dompu
- 30 Jun 2026 11:42 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Dompu - Selain dampak fenomena El Nino, rusaknya infrastruktur irigasi teknis turut menjadi salah satu pemicu naiknya harga pangan, khususnya beras, di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Dompu, Mauludin, mengatakan kerusakan saluran irigasi teknis berdampak langsung pada berkurangnya luas tanam komoditas padi.
Menurut data Dinas Pertanian Kabupaten Dompu, dari total luasan tanam sebesar 29.570 hektare, hanya 29.021 hektare yang dapat dimaksimalkan untuk ditanami. Kondisi ini dipengaruhi tidak optimalnya distribusi air ke lahan pertanian akibat kerusakan irigasi.
“Yang di hulu sampai informasi dari bawah, persoalan irigasi ini memang menjadi salah satu faktor yang harus segera diperhatikan,” ujarnya, Selasa, 30 Juni 2026.
Ia menjelaskan, meski dampaknya tidak sebesar El Nino, rusaknya saluran irigasi teknis membuat penyaluran air ke lahan pertanian menjadi tidak maksimal. Akibatnya, produktivitas pangan, terutama padi, ikut mengalami penurunan.
Karena itu, Mauludin mendorong pemerintah untuk segera melakukan perbaikan sarana dan prasarana pertanian, khususnya jaringan irigasi, agar distribusi air kembali normal dan luas tanam dapat ditingkatkan.
| Baca juga: Siaga El Nino, BPBD Siapkan Tandon Air |
Apalagi, lanjutnya, berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), debit air tanah akibat El Nino juga mengalami penurunan. Kondisi ini membuat pemanfaatan sumber air alternatif seperti sumur bor maupun bendungan menjadi kurang maksimal.
“Kalau debit air tanah turun, tentu distribusi air ke lahan pertanian, terutama untuk padi, juga akan terganggu,” jelasnya.
Selain faktor cuaca dan kerusakan infrastruktur, ketersediaan pupuk bersubsidi yang terbatas juga menjadi penyebab turunnya luas tanaman pangan di Dompu.
Menurut Mauludin, banyak petani memilih menunda masa tanam karena kesulitan memperoleh pupuk subsidi. Langkah itu dilakukan untuk meminimalisir risiko gagal tanam yang dapat berujung pada gagal panen.
Ia berharap persoalan irigasi, ketersediaan air, dan distribusi pupuk bisa segera ditangani agar produksi pangan di Kabupaten Dompu tetap terjaga dan stabilitas harga beras di pasaran dapat dikendalikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....