Distan Pastikan Sawah Mataram Belum Terdampak Kekeringan

  • 06 Agt 2026 16:47 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Ancaman fenomena El Nino Gozila 2026 belum berdampak signifikan terhadap sektor pertanian di Kota Mataram. Aktivitas kelompok tani di enam kecamatan masih berjalan normal, bahkan sebagian petani tetap melaksanakan tanam dan panen padi karena pasokan air irigasi teknis masih mencukupi kebutuhan lahan pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram, H. Lalu Johari, mengatakan hingga saat ini Kota Mataram belum masuk dalam kategori wilayah yang mengalami kondisi awas kekeringan. Menurut Johari, ketersediaan air tersebut mampu mempertahankan Indeks Pertanaman (IP) Kota Mataram pada angka tiga.

"Kebutuhan air sejauh ini masih terpenuhi, petani masih dapat menanam padi sebanyak tiga kali dalam setahun dengan pola tanam padi-padi-padi dan produktivitas rata-rata mencapai 6,4 ton gabah per hektare," ujarnya, Kamis 6 Agustus 2026.

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Pertanian terus mengerahkan 32 penyuluh pertanian untuk memantau kondisi irigasi di enam kecamatan. Selain itu, puluhan mesin pompa air yang telah dibagikan kepada kelompok tani sejak tahun lalu disiagakan apabila sewaktu-waktu terjadi penurunan debit air.

"Sampai sekarang belum ada laporan sawah petani yang kekurangan air atau terdampak kemarau," kata Johari.

Menurutnya berdasarkan pengalaman tahun lalu, lahan di Kecamatan Selaparang, khususnya Kelurahan Rembiga seluas hampir 95 hektare, serta Kecamatan Ampenan di Kelurahan Ampenan Utara seluas sekitar 10 hingga 20 hektare akan dialihkan untuk budidaya jagung apabila pasokan air irigasi tidak lagi mencukupi.

"Kami juga tetap menyiapkan pola tanam alternatif apabila musim kemarau berkepanjangan terjadi," katanya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....