Cegah Kerugian, Pilih Varietas Unggul
- 10 Agt 2026 15:53 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Dompu : BMKG menetapkan kemarau tahun ini berlangsung ektrem dan berdampak pada el nino. Kemarau ekstrem ini, di khawatirkna akan mengurangi produksi pangan, akibat minimnya ketersediaan air. Gagal panen, menjadi ancaman terbesar dampak el nino tahun ini.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, Syahrul Ramadhan, meminta petani, terutama di daerah yang tidak berada pada irigasi tehnis, untuk tidak memaksa menanam padi. Jika memang harus, Syahrul menyarankan untuk memilih varietas unggul yang tidak membutuhkan banyak air.
“Yang lebih bagus sih, kami menyarankan menanma jagung atau palawija di musim kemarau ini,” katanya, Senin, 10 Agustus 2026.
Untungnya, lanjut Syahrul, di Kabupaten Dompu, sebelum puncak musim kemarau, komoditi padi sudah selesai panen, sehingga dampaknya tidak terlalu besar. Di beberapa kecamatan, yang saat ini tanaman padinya masih belum panen, diminta untuk mengoptimalkan bantuan pemerintah.
“Beberapa tahun terakhir ini kita kan gencar memberi bantuan kepada petani seperti pompa air dan pengeboran air irigasi. Bantuan alat itu bisa dimaksimalkan untuk meminimalisir kegagalan panen,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....