Bupati LAZ Pacu Kinerja TPID Demi Jaga Stabilitas Harga di Lombok Barat

  • 24 Jun 2026 08:07 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus memperkuat strategi pengendalian inflasi guna menjaga stabilitas harga serta menjamin ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) saat memimpin Rapat Evaluasi Kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lombok Barat Semester Pertama yang berlangsung di Ruang Suranadi, Kantor Bupati Lombok Barat, Rabu 17 Juni 2026.

Rapat evaluasi yang turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Lombok Barat, H. Ahmad Saikhu, menjadi momentum untuk menilai efektivitas berbagai program pengendalian inflasi sekaligus menyusun langkah strategis menghadapi tantangan ekonomi daerah pada semester berikutnya.

Dalam arahannya, Bupati LAZ menegaskan keberhasilan Lombok Barat yang pernah menembus jajaran TPID Award tidak boleh membuat seluruh jajaran cepat berpuas diri. Menurutnya, prestasi tersebut justru harus menjadi pemacu semangat untuk meningkatkan kualitas kinerja dan memastikan seluruh target pengendalian inflasi dapat tercapai secara optimal.

"Target utama yang sebelumnya sudah masuk TPID Award sekarang menjadi target utama dan harus tercapai sesuai harapan. Karena itu upaya-upaya maksimal harus terus kita lakukan," ujarnya.

Bupati LAZ menekankan keberhasilan pengendalian inflasi membutuhkan kerja sama seluruh perangkat daerah, instansi terkait, hingga para pelaku usaha. Menurutnya, sinergi yang kuat menjadi kunci menjaga keseimbangan pasokan dan harga kebutuhan pokok di tengah dinamika ekonomi.

Ia juga menginstruksikan agar berbagai program pengendalian inflasi dilaksanakan secara konsisten. Langkah tersebut meliputi pelaksanaan operasi pasar untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi mendadak ke pasar maupun distributor guna memastikan tidak terjadi penahanan stok barang, serta memperkuat kerja sama dengan daerah penghasil komoditas strategis.

Selain itu, pemerintah daerah juga diminta terus menggalakkan gerakan menanam sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan masyarakat. Pemanfaatan Belanja Tidak Terduga (BTT) serta dukungan pembiayaan transportasi melalui APBD juga harus direalisasikan agar distribusi barang tetap lancar dan pasokan kebutuhan masyarakat tidak terganggu.

Menurut Bupati LAZ, seluruh langkah tersebut harus berjalan secara terintegrasi sehingga mampu menekan potensi gejolak harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

"Semua strategi yang telah dirancang harus dijalankan secara maksimal agar stabilitas harga tetap terjaga, pasokan kebutuhan masyarakat aman, dan target pengendalian inflasi Kabupaten Lombok Barat dapat tercapai," katanya menegaskan.

Melalui evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap TPID semakin responsif dalam mengantisipasi berbagai potensi kenaikan harga, sehingga pertumbuhan ekonomi daerah tetap terjaga dan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat.

"Pengendalian inflasi bukan hanya menjadi tugas TPID, tetapi merupakan tanggung jawab bersama demi menjaga kondisi ekonomi daerah tetap sehat dan berkelanjutan," ucapnya.

Menutup arahannya, Bupati LAZ mengajak seluruh jajaran untuk menjaga kekompakan dan terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar berbagai kebijakan pengendalian inflasi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lombok Barat.

"Dengan kerja sama yang solid dan langkah yang terukur, saya optimistis target pengendalian inflasi dapat kita capai sesuai harapan," katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....