Usia 46 Tahun PAM Giri Menang Percepat Transformasi Layanan
- 15 Jun 2026 15:46 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Memasuki usia ke-46 tahun, PAM Giri Menang menunjukkan komitmennya untuk terus berkembang sebagai perusahaan pelayanan publik yang adaptif terhadap perubahan zaman. Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 yang dirangkaikan dengan Launching Inovasi Pelayanan dan Customer Gathering di Kantor PAM Giri Menang, Senin 15 Juni 2026, menjadi penegasan bahwa transformasi pelayanan dan kepedulian lingkungan menjadi prioritas utama perusahaan daerah tersebut.
Acara yang dihadiri oleh Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, jajaran direksi, mitra kerja, serta pelanggan ini menjadi panggung bagi PAM Giri Menang untuk memperkenalkan berbagai inovasi yang dirancang demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, menilai perjalanan PAM Giri Menang hingga usia ke-46 tahun telah berada pada jalur yang tepat. Menurutnya, fondasi yang dibangun selama ini telah menunjukkan hasil positif dan perlu terus diperkuat melalui inovasi berkelanjutan.
"Saya melihat PAM Giri Menang saat ini sudah on the track. Pondasi-pondasi yang telah diletakkan berjalan dengan baik dan terus berorientasi pada kepuasan pelanggan," ujarnya.
Ia menegaskan pelayanan publik tidak boleh berhenti pada capaian yang ada. Inovasi harus menjadi budaya kerja yang terus tumbuh agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
"Pelayanan publik itu tidak boleh stagnan. Harus terus melakukan inovasi dan selalu berorientasi pada bagaimana memuaskan pelanggan," katanya.
Menurut Zaini, tantangan terbesar yang akan dihadapi ke depan adalah meningkatnya jumlah penduduk yang berdampak pada kebutuhan lahan permukiman dan berkurangnya kawasan hutan sebagai daerah resapan air.
"Kita tahu pertumbuhan penduduk semakin padat. Ketika kebutuhan lahan meningkat, luas hutan akan berkurang dan daya serap air juga menurun. Ini menjadi tugas kita bersama untuk menjaga keberlanjutan sumber daya air," tegasnya.
Meski kini berada di luar lingkup manajemen perusahaan, Zaini mengaku tetap memantau perkembangan PAM Giri Menang dan optimistis perusahaan daerah tersebut mampu terus berkembang.
"Sampai saat ini saya lihat PAM Giri Menang tetap berjalan di jalur yang benar dan perkembangannya terus saya monitor," ucapnya.
Sementara itu, Direktur Utama PAM Giri Menang, Ir. H. Sudirman, S.T., M.T., mengungkapkan pada peringatan HUT ke-46 ini pihaknya meluncurkan tiga program strategis yang menyentuh aspek pelayanan pelanggan, pelestarian lingkungan, dan penguatan budaya ramah lingkungan di internal perusahaan.
"Pada momentum ini kami meluncurkan tiga program utama. Pertama untuk pelanggan, kedua untuk lingkungan, dan ketiga sebagai komitmen menjaga lingkungan di internal perusahaan," ujarnya.
Sudirman menjelaskan, perkembangan teknologi saat ini menuntut layanan yang cepat, transparan, dan mudah diakses. Karena itu PAM Giri Menang menghadirkan aplikasi digital yang memungkinkan seluruh kebutuhan pelanggan dapat diselesaikan hanya melalui telepon genggam.
"Kami ingin semua urusan pelanggan cukup selesai dalam satu genggaman. Mulai dari pengaduan, pelacakan progres penanganan, siapa petugas yang menangani, jenis kerusakan hingga dokumentasi foto penyelesaian semuanya bisa dipantau secara transparan," katanya.
Melalui sistem terintegrasi tersebut, pelanggan juga dapat memperoleh berbagai informasi penting terkait penggunaan air dan tagihan secara real time.
"Jika terjadi anomali pemakaian air yang tiba-tiba meningkat, sistem akan langsung mengirimkan pesan atau melakukan pemberitahuan kepada pelanggan. Begitu juga ketika ada tunggakan pembayaran, pelanggan akan mendapatkan peringatan lebih awal," jelasnya.
Ia mengatakan aplikasi PAM Giri Menang juga dilengkapi fitur pembayaran, riwayat penggunaan air, simulasi tarif, hingga histori pembayaran yang dapat diakses kapan saja.
"Pelanggan bisa melihat total pemakaian air, riwayat pembayaran, bahkan melakukan perhitungan tarif secara mandiri. Semua layanan sudah tersedia dalam satu aplikasi bernama PAM Giri Menang," tegasnya.
Selain inovasi digital, PAM Giri Menang juga melanjutkan program Desa Bestari yang berfokus pada edukasi dan pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.
Menurut Sudirman, program tersebut mengajarkan masyarakat untuk menerapkan prinsip 3R yakni Reuse, Reduce, dan Recycle sehingga sampah tidak hanya berkurang, tetapi juga memiliki nilai ekonomi.
"Kami ingin berkontribusi membantu pemerintah dalam mengurangi persoalan sampah sekaligus memanfaatkan sampah menjadi sumber ekonomi masyarakat," ujarnya.
Komitmen menjaga lingkungan juga diterapkan di dalam perusahaan. PAM Giri Menang berupaya mengurangi produksi sampah kantor dan membangun budaya kerja yang lebih ramah lingkungan.
"Pilot project ini tidak cukup hanya dilakukan oleh PAM Giri Menang. Ini adalah tugas bersama. Namun kami ingin memulai dari langkah kecil, dimulai dari lingkungan kantor kami sendiri," katanya.
Melalui berbagai inovasi yang diluncurkan tersebut, PAM Giri Menang menegaskan tekadnya untuk menjadi perusahaan pelayanan air minum yang modern, transparan, berorientasi pada kepuasan pelanggan, sekaligus berkontribusi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan.
"Kami percaya pelayanan yang baik harus berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. Itulah komitmen yang terus kami pegang untuk masa depan," katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....