Dukung Ketahanan Pangan, Bhayangkari KLU Terima Ribuan Benih Nila dan Lele
- 30 Mei 2026 11:04 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara - Upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga terus digencarkan di Kabupaten Lombok Utara. Salah satunya melalui pengembangan Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang dikelola Bhayangkari Cabang Lombok Utara dengan memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan produktif.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Nusa Tenggara Barat menyalurkan bantuan sebanyak 5.000 benih ikan nila dan 1.000 benih ikan lele kepada Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Selasa 26 Mei 2026.
Bantuan itu nantinya akan didistribusikan ke lima Polsek jajaran Polres Lombok Utara, Kelompok Tani Perempuan Desa Dangiang melalui Polsek dan Bhabinkamtibmas Desa Dangiang, serta kepada sejumlah anggota Bhayangkari sebagai lokasi percontohan budidaya ikan air tawar berbasis rumah tangga.
Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta mengatakan program tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap penguatan ketahanan pangan mandiri sekaligus implementasi Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Menurutnya, budidaya ikan air tawar melalui pemanfaatan pekarangan rumah menjadi langkah sederhana namun memiliki dampak besar bagi kebutuhan pangan keluarga.
“Bantuan berupa benih ikan nila dan ikan lele ini akan kami manfaatkan untuk mendukung Program Pekarangan Pangan Bergizi atau P2B yang saat ini terus dikembangkan Bhayangkari Cabang Lombok Utara,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengembangan program P2B tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga anggota Polri, tetapi juga diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan secara produktif dan bernilai ekonomis.
Selain mendukung ketersediaan pangan bergizi, program tersebut juga dinilai mampu membantu menekan pengeluaran rumah tangga sekaligus membuka peluang usaha kecil berbasis budidaya ikan air tawar.
“Harapan kami, hasil dari program ini nantinya dapat dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga dan masyarakat secara luas,” katanya.
Sementara itu, Kepala Seksi Tawar dan Prayau DKP NTB, Zainal Abidin mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk sinergi pemerintah daerah dengan Bhayangkari dalam mendukung pengembangan budidaya perikanan berbasis rumah tangga.
Ia menilai pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan alternatif merupakan langkah strategis yang perlu terus dikembangkan di tengah kebutuhan penguatan ketahanan pangan masyarakat.
Menurutnya, ikan nila dan lele dipilih karena mudah dibudidayakan, memiliki tingkat ketahanan yang baik, serta menjadi sumber protein yang cukup tinggi bagi kebutuhan gizi keluarga.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat di lingkungan sekitar,” ujarnya.
Program P2B Bhayangkari Cabang Lombok Utara sendiri saat ini menjadi salah satu program unggulan organisasi dalam mendukung pangan mandiri berbasis sumber daya lokal yang produktif dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....