26 Putra-Putri Terbaik KLU Resmi Dikukuhkan sebagai Paskibraka HUT RI ke-81

  • 17 Agt 2026 11:46 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara – Sebanyak 26 pelajar terbaik Kabupaten Lombok Utara (KLU) resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026. Mereka akan menjadi bagian penting dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Lombok Utara.

Pengukuhan berlangsung khidmat di Hotel Medana Bay Marina, Sabtu 15 Agustus 2026, dan dipimpin langsung Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, S.H., M.H.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri, S.T., M.T., Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K., Sekretaris Daerah Sahabudin, S.Sos., M.Si., Ketua TP PKK KLU Hj. Rohani Najmul Akhyar, Ketua GOW RR Pungky Kusmalahadi, Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara Heny Agus Purwanta, Ketua DWP Siti Rupiah Sahabudin, para kepala OPD, pelatih, pendamping serta undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Bupati Najmul Akhyar mengatakan, menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar menjalankan tugas seremonial dalam upacara kenegaraan. Para anggota Paskibraka memiliki kesempatan untuk mencatatkan diri dalam sejarah perjalanan Kabupaten Lombok Utara.

Menurutnya, ketika mereka mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 RI, momen tersebut akan menjadi pengalaman yang melekat sepanjang kehidupan mereka.

“Sebagai satu catatan sejarah, bahwa Lombok Utara mencatat pada tahun 2026 kalianlah yang mengibarkan bendera merah putih di sini, kenangan yang insyaallah tak akan terlupakan,” kata Najmul.

Ia menegaskan, tugas Paskibraka tidak berhenti pada kemampuan baris-berbaris, kedisiplinan maupun ketepatan menjalankan formasi. Lebih dari itu, terdapat nilai tanggung jawab, nasionalisme dan pengabdian kepada bangsa yang harus terus dibawa oleh para anggota Paskibraka.

“Tidak hanya sekadar pakaian seragam, tidak hanya sekadar baris-berbaris, tetapi sekali lagi, adik-adik telah menjadi catatan sejarah bagi bangsa Indonesia, dan khususnya bagi Lombok Utara,” tegasnya.

Bupati juga meminta para anggota Paskibraka mensyukuri kesempatan yang telah diperoleh. Menurutnya, terpilih menjadi Paskibraka merupakan sebuah kepercayaan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Pengukuhan ini menandai dimulainya tugas suci kalian. Bersyukurlah, karena partisipasi kalian dibutuhkan untuk mengibarkan bendera pusaka,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah mengikuti proses pembinaan dan pelatihan dengan penuh disiplin. Dedikasi dan keringat yang mereka curahkan diharapkan menjadi bagian dari pengalaman berharga dalam membentuk karakter generasi muda Lombok Utara.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) KLU H. Adenan, S.Pd., M.Pd., mengatakan pembentukan Paskibraka merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menanamkan karakter Pancasila, kedisiplinan, nasionalisme dan semangat kebangsaan kepada generasi muda.

Proses seleksi Paskibraka 2026, kata dia, telah dimulai sejak Februari. Dari 115 siswa yang mendaftar, sebanyak 101 peserta mengikuti seluruh tahapan seleksi hingga akhirnya terpilih 26 orang yang dinilai memenuhi persyaratan dan memiliki kemampuan terbaik.

“Proses seleksi dilaksanakan secara objektif dan transparan sesuai Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022. Dari 115 pendaftar, hanya 101 yang mengikuti seleksi, dan akhirnya 26 orang terbaiklah yang berhak mengemban tugas mulia mengibarkan Sang Saka Merah Putih,” jelas Adenan.

Para peserta harus melewati sejumlah tahapan seleksi yang cukup ketat. Di antaranya seleksi administrasi, wawasan kebangsaan dan Pancasila, inteligensi umum, pemeriksaan kesehatan, kesamaptaan jasmani hingga parade peraturan baris-berbaris.

Setelah dinyatakan lolos, para calon Paskibraka mengikuti rangkaian pendidikan dan pelatihan sebelum akhirnya dikukuhkan dan dinyatakan siap menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 RI.

Adenan berharap pengalaman selama menjadi Paskibraka tidak berhenti setelah tugas pengibaran dan penurunan bendera selesai. Sebaliknya, nilai-nilai kedisiplinan, persatuan dan cinta tanah air yang diperoleh selama proses pembinaan diharapkan dapat diterapkan di sekolah maupun lingkungan masyarakat.

“Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, melainkan simbol transfer nilai-nilai kebangsaan kepada generasi penerus,” katanya.

Ke-26 anggota Paskibraka tersebut selanjutnya akan menjalankan tugas pada rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Lombok Utara.

Pemerintah daerah berharap mereka mampu menjalankan amanah dengan penuh disiplin sekaligus menjadi contoh positif bagi generasi muda lainnya di Lombok Utara.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....