Wabup UNA Tegaskan Literasi Jadi Kunci Masa Depan Generasi

  • 29 Mei 2026 12:59 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat - Pendidikan tidak sekadar menjadi proses belajar di ruang kelas, tetapi menjadi pondasi utama dalam membentuk kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. Semakin tinggi tingkat pendidikan masyarakat, maka semakin kuat pula arah pembangunan bangsa menuju masa depan yang berkelanjutan.

Pesan itu disampaikan Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha saat menghadiri acara Pisah Kenang dan Wisuda Al-Qur’an Angkatan Ke-5 SMPIT Darul Musthofa Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Narmada Kantor Bupati Lombok Barat, Sabtu 23 Mei 2026.

Dalam sambutannya, perempuan yang akrab disapa UNA itu menegaskan bahwa pendidikan dan hafalan Al-Qur’an merupakan bekal terbaik bagi generasi muda dalam menghadapi kehidupan di masa mendatang.

“Pendidikan menjadi bekal hidup ke depannya. Selama mengikuti pendidikan di SMPIT ini, semua yang didapatkan akan menjadi modal penting bagi masa depan kalian. Mudah-mudahan hafalan Al-Qur’an yang dimiliki menjadi bekal terbaik dalam menjalani kehidupan,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para guru yang selama ini mendampingi para siswa dengan penuh keikhlasan dan dedikasi tinggi.

“Alhamdulillah anak-anakku semua telah didampingi oleh guru-guru terbaik yang memiliki semangat luar biasa dalam membimbing dan mendidik,” katanya.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan tahapan pendidikan di SMPIT Darul Musthofa. Ia menilai keberhasilan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun generasi yang beriman, cerdas, dan berintegritas.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pembentukan karakter dan nilai keagamaan, tetapi juga harus mampu meningkatkan kemampuan kognitif dan literasi peserta didik.

“Tujuan pendidikan adalah membentuk karakter anak yang beriman dan bertakwa. Selain itu, pendidikan juga harus membangun kemampuan kognitif anak. Karena itu kemampuan literasi menjadi sangat penting,” tegasnya.

UNA juga mengapresiasi inovasi yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya melalui assessment kemampuan literasi guru.

“Sekarang guru-guru juga harus diuji kemampuan literasinya. Bagaimana kita berharap anak-anak memiliki kemampuan literasi yang baik jika tenaga pendidiknya tidak dipastikan memiliki kapasitas yang lebih tinggi,” ucapnya menegaskan.

Ia menilai peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari penguatan kompetensi guru sebagai garda terdepan dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing.

Lebih lanjut, pemerintah daerah disebut memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter generasi muda agar memiliki integritas tinggi sejak pendidikan dasar.

“Pendidikan menjadi pondasi utama dalam memajukan bangsa dan negara. Dari pendidikan dasar inilah karakter generasi masa depan dibentuk,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....