Sapi Banmaspres Berbobot 1 Ton Disiapkan untuk Warga Blencong
- 26 Mei 2026 20:29 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat - Lombok Barat kembali mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat melalui bantuan kemasyarakatan Presiden berupa sapi kurban berbobot fantastis. Hewan kurban dengan berat lebih dari satu ton itu resmi disalurkan ke Dusun Belencong, Kecamatan Gunungsari, dan menjadi sapi terberat yang diterima masyarakat Lombok Barat tahun ini.
Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, mengatakan bantuan sapi kurban tersebut telah diterima dan langsung didistribusikan untuk masyarakat di wilayah Gunungsari. Ia menyebut sapi bantuan Presiden itu akan dipotong di Dusun Belencong dan dagingnya dibagikan kepada seluruh warga.
“hewan kurban dari Banmaspres itu sudah kita drop ke Dusun Belencong Gunungsari. Beratnya lebih dari satu ton, tepatnya satu ton satu kilogram. Sapinya nanti dipotong di sana untuk dibagikan kepada seluruh masyarakat dan alhamdulillah sapinya sudah kita terima,” ujar LAZ saat ditemui RRI dikantornya, Gerung, Lombok Barat, Selasa 26 Mei 2026.
Menurutnya, bantuan sapi kurban tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Lombok Barat karena dinilai sebagai sapi terbesar sekaligus terberat yang pernah diterima daerah itu dari program bantuan Presiden.
“Ini katanya sapi terbesar dari Lombok Barat, paling berat karena lebih dari satu ton,” katanya menegaskan.
Ia menjelaskan pembagian daging kurban nantinya akan diatur bersama masyarakat setempat agar seluruh warga bisa merasakan manfaat bantuan tersebut. Pemerintah daerah berharap momentum bantuan Presiden itu juga menjadi bentuk penguatan hubungan antara masyarakat dan pemerintah.
“Kalau di kampung itu nanti dikombinasikan pembagiannya, tapi yang penting cukup untuk seluruh warga karena di sana sangat padat,” ucapnya.
Lebih jauh, Lalu Ahmad Zaini mengingatkan masyarakat agar bersyukur atas perhatian pemerintah pusat kepada Lombok Barat. Menurutnya, rasa syukur tersebut dapat diwujudkan dengan mendukung berbagai program pemerintah dan menjalankan kewajiban sebagai warga negara.
“Kita patut bersyukur karena mendapat bantuan ini dari Presiden dan pemerintah. Cara bersyukurnya tentu dengan mendukung program pemerintah serta memenuhi seluruh kewajiban sebagai warga negara,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Lombok Barat termasuk daerah peternak yang datanya tercatat secara nasional. Data para peternak tersebut dikirim langsung ke Sekretariat Negara sebagai bagian dari proses penyaluran bantuan sapi kurban Presiden.
“Semua datanya tercatat. Karena Lombok Barat memang daerah peternak, datanya dikirim ke Sekretariat Negara,” ujarnya.
Bupati menjelaskan proses penentuan sapi bantuan Presiden dilakukan langsung oleh Sekretariat Negara, mulai dari pendataan hingga negosiasi harga dengan peternak sebelum diputuskan untuk masing-masing daerah penerima.
“Sekretariat Negara yang langsung negosiasi sampai deal harga setiap sapi, lalu ditentukan untuk kabupaten mana saja,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....