Pengentasan Kemiskinan, Penurunan Stunting Antar Bima Raih Penghargaan Nasional

  • 20 Mei 2026 11:33 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Bima dalam menekan angka inflasi, kemiskinan dan stunting kembali mendapat pengakuan dari pemerintah pusat. Dalam ajang Kemendagri Awards Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 se-Nusa Tenggara dan Maluku, Kabupaten Bima dinobatkan sebagai daerah terbaik kedua kategori Pengendalian Inflasi.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Bima Ady Mahyudi di Ballroom Hotel Merumatta Senggigi bersama sejumlah kepala daerah lainnya dari kawasan Indonesia Timur. Atas capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Bima memperoleh trofi penghargaan dan bantuan dana sebesar Rp2 miliar dari Kementerian Dalam Negeri.

Penghargaan diberikan kepada daerah yang dinilai berhasil menjaga kestabilan inflasi melalui kebijakan yang terukur, konsisten serta didukung program pengendalian ekonomi yang efektif dan berkelanjutan.

Kabupaten Bima dinilai mampu mengintegrasikan program pengendalian inflasi dengan penanganan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting secara simultan.

Dalam sambutannya, Ady Mahyudi menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh elemen pemerintah daerah bersama masyarakat.

Menurutnya, pengendalian inflasi tidak hanya berkaitan dengan stabilitas harga, namun juga berkaitan langsung dengan daya beli masyarakat, kesejahteraan keluarga dan kualitas hidup warga.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat program-program sosial dan ekonomi yang berdampak langsung terhadap masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bima selama ini fokus menjalankan berbagai program perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat agar dampak kenaikan harga kebutuhan pokok dapat diminimalkan.

Kepala Bappeda Kabupaten Bima Hariman mengungkapkan, strategi penanganan kemiskinan dilakukan melalui pendekatan lintas sektor yang melibatkan 16 perangkat daerah dan 21 puskesmas.

"Sebanyak 127 sub kegiatan dijalankan dengan dukungan anggaran mencapai Rp248,2 miliar," katanya.

Program pengurangan beban masyarakat dilakukan melalui penyaluran PKH, BPNT, bantuan sosial, PBI JKN, BLT Desa dan bantuan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong peningkatan pendapatan masyarakat melalui bantuan modal usaha, pelatihan keterampilan, bantuan alat mesin pertanian serta bantuan benih pertanian.

Sementara untuk mengurangi kantong kemiskinan, Pemkab Bima mempercepat pembangunan infrastruktur dasar seperti irigasi, rumah tidak layak huni, sistem penyediaan air minum, sanitasi dan infrastruktur berbasis masyarakat.

"Melalui berbagai program tersebut, angka kemiskinan di Kabupaten Bima pada tahun 2025 berhasil ditekan menjadi 12,59 persen," ucapnya menegaskan.

Sedangkan angka kemiskinan ekstrem turun drastis dari 2,04 persen pada 2024 menjadi hanya 0,41 persen pada tahun 2025.

Tidak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Bima juga mencatat keberhasilan signifikan dalam percepatan penurunan stunting.

Pemkab Bima mengalokasikan anggaran sebesar Rp53,86 miliar yang tersebar pada 13 perangkat daerah untuk mendukung program penurunan stunting.

Berbagai intervensi dilakukan mulai dari pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemberian makanan tambahan, pemenuhan gizi, sanitasi lingkungan hingga edukasi kesehatan masyarakat.

Hasilnya, target prevalensi stunting sebesar 17,33 persen pada tahun 2025 berhasil ditekan hingga mencapai 12,22 persen.

Capaian tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Bima dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.

Keberhasilan itu juga tidak terlepas dari kerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Bima yang dibentuk berdasarkan SK Bupati Bima Nomor 188.45/100/03.4 Tahun 2025.

Tim tersebut diketuai Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, SE dan Inspektur Kabupaten Bima Iwan Setiawan, sebagai sekretaris tim bersama instansi vertikal dan perangkat daerah terkait.

Tim memiliki tugas utama menyusun kebijakan pengendalian inflasi daerah, melakukan koordinasi antar instansi dan memastikan pelaksanaan langkah-langkah strategis pengendalian inflasi berjalan efektif di Kabupaten Bima.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....