NTB Sabet 3 Apresiasi Kemendagri, Dapat Dukungan Rp9 Miliar
- 18 Sep 2026 19:44 WIB
- Mataram
Poin Utama
- NTB meraih tiga apresiasi Kemendagri 2026 di bidang perumahan, pendidikan, serta pengelolaan sampah dan lingkungan.
- Pemprov NTB akan mengarahkan dukungan Rp9 miliar untuk memperkuat intervensi perumahan, pendidikan, kesehatan, serta pengelolaan lingkungan.
RRI.CO.ID, Jakarta — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meraih tiga apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Maluku dan Nusa Tenggara. Atas capaian tersebut, NTB mendapat dukungan anggaran total Rp9 miliar.
NTB meraih Terbaik 1 Implementasi Program Pembangunan 3 Juta Rumah, serta Terbaik 2 Akses Pendidikan dan Pelayanan Pendidikan dan Terbaik 2 Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri. Penghargaan diberikan di Jakarta, Kamis, 17 September 2026.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan tiga apresiasi tersebut mencerminkan kebijakan daerah yang dinilai memiliki keberpihakan terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
"Alhamdulillah, kali ini NTB mendapatkan tiga apresiasi. Satu apresiasi juara pertama, yaitu di bidang pencapaian 3 juta rumah," kata Iqbal.
Dukungan Rp9 miliar yang diterima NTB terdiri atas Rp6 miliar untuk program bedah rumah 300 unit. Sementara Rp3 miliar lainnya masing-masing Rp1,5 miliar dialokasikan untuk fasilitas kesehatan dan pendidikan serta pengelolaan sampah dan lingkungan.
Iqbal mengatakan program bedah rumah akan diprioritaskan bagi masyarakat di desa dengan tingkat kemiskinan ekstrem. Perbaikan kualitas hunian dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam upaya menekan kemiskinan ekstrem.
"Memang kami mengalokasikan cukup banyak untuk bedah rumah, khususnya di desa-desa kemiskinan ekstrem. Karena salah satu persoalan yang menyebabkan tingginya kemiskinan ekstrem itu adalah persoalan rumah," ujarnya.
Di sektor pendidikan, Pemprov NTB juga menyiapkan sejumlah kebijakan untuk memperkecil kesenjangan kualitas pendidikan antara wilayah perkotaan dan pelosok.
Salah satunya melalui kebijakan golden ticket, yakni mendorong kepala sekolah berkinerja terbaik untuk bertugas di daerah pelosok dengan tambahan insentif.
"Kita berikan kepada kepala sekolah-kepala sekolah yang terbaik, kita letakkan di daerah-daerah yang pelosok, tetapi mereka diberikan insentif tambahan," katanya.
Iqbal menegaskan penghargaan dari Kemendagri bukan menjadi tujuan akhir. Pemprov NTB dituntut memastikan kebijakan tersebut benar-benar menghasilkan perubahan yang dirasakan masyarakat.
"Targetnya adalah kita ingin supaya kebijakan ini betul-betul menghasilkan hasil-hasil yang konkret seperti yang ditargetkan dari sejak awal," tegasnya.
Selain Pemprov NTB, sejumlah kabupaten/kota di NTB juga menerima apresiasi Kemendagri, di antaranya Kabupaten Sumbawa Barat, Kota Mataram, Kota Bima, dan Kabupaten Lombok Utara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....