FLS3N 2026 Narmada Bangkitkan Talenta Seni Pelajar Lombok Barat

  • 19 Mei 2026 07:12 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui jalur seni, budaya, dan pendidikan. Komitmen itu ditunjukkan lewat pelaksanaan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 tingkat Kabupaten Lombok Barat yang dipusatkan di Gedung Seni dan Budaya Kecamatan Narmada, Senin 18 Mei 2026.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan parade budaya dan bazar UMKM tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusias besar dari para peserta, guru, hingga masyarakat. Festival ini menjadi ruang strategis untuk melahirkan generasi muda kreatif, inovatif, sekaligus memiliki karakter kuat di tengah perkembangan zaman.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini, anggota DPRD Lombok Barat, Penjabat Sekretaris Daerah, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi NTB, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, jajaran Forkopimcam, kepala desa, kepala sekolah, hingga tokoh budaya.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Barat yang akrab disapa LAZ menegaskan bahwa FLS3N bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi sarana penting untuk membangun karakter generasi muda melalui seni dan budaya.

“Lomba ini menjadi salah satu parameter untuk mewujudkan generasi yang kreatif, inovatif, dan berkarakter,” ujarnya.

Menurut LAZ, pendidikan tidak cukup hanya mengejar prestasi akademik semata. Ia mengatakan pembentukan integritas, akhlak, dan mental yang baik harus menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi masa depan yang tangguh.

“Guru bukan hanya mengajar di ruang kelas, tetapi juga harus menjadi pendidik yang mampu memberi contoh dan inspirasi bagi anak-anak,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga sportivitas dan kejujuran dalam setiap kompetisi. Menurutnya, kemenangan sejati lahir dari proses yang jujur dan penuh integritas.

“Saya lebih bangga jika lomba dilaksanakan dengan penuh integritas daripada menjadi juara tetapi tidak menjunjung nilai kejujuran,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat H. Najamudin mengatakan FLS3N 2026 menjadi bagian penting dalam mendorong pendidikan sebagai motor perubahan positif di daerah.

Ia menjelaskan, festival tersebut diikuti sebanyak 232 peserta yang terdiri dari 112 siswa tingkat Sekolah Dasar dan 120 siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama. Seluruh peserta telah terdaftar dalam database nasional sehingga proses seleksi berjalan lebih terukur dan profesional.

“FLS3N menjadi momentum untuk melahirkan pelajar berbakat yang mampu bersaing hingga tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya.

Festival yang berlangsung mulai 18 hingga 21 Mei 2026 itu mempertandingkan 21 cabang lomba seni dan sastra. Beragam potensi dan kreativitas siswa ditampilkan dalam ajang tersebut, mulai dari seni musik, tari, sastra, hingga pertunjukan budaya daerah.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap kegiatan ini mampu memperkuat pelestarian budaya lokal sekaligus membangun kepercayaan diri generasi muda dalam menghadapi persaingan global. Kehadiran bazar UMKM dalam rangkaian acara juga menjadi upaya menggerakkan ekonomi masyarakat melalui promosi produk lokal unggulan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....