Telkomsel Hadirkan Ekosistem Belajar Digital di 7 Sekolah Flores
- 12 Mei 2026 13:39 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Jakarta - Telkomsel kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pemerataan pendidikan melalui program CSR “Telkomsel Jaga Cita: Belajar Tanpa Batas” di Pulau Flores, Pulau Flores. Program ini menyasar lebih dari 1.750 penerima manfaat yang terdiri dari siswa, guru, dan ekosistem sekolah di tujuh sekolah terpilih.
Melalui inisiatif tersebut, Telkomsel ingin membuktikan bahwa keterbatasan jarak dan akses bukan menjadi penghalang untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan era digital.
Dalam program ini, Telkomsel menghadirkan dukungan terintegrasi yang mencakup perangkat pembelajaran, konektivitas digital, hingga akses platform edukasi daring.
Berbagai fasilitas yang diberikan meliputi laptop, proyektor, alat peraga pendidikan, serta kebutuhan penunjang lainnya sesuai kebutuhan sekolah. Selain itu, Telkomsel juga menyediakan dukungan konektivitas melalui starter pack dan layanan Telkomsel Orbit atau Fixed Wireless Access guna membantu akses internet di lingkungan sekolah.
Tak hanya itu, peserta program mendapatkan akses gratis selama enam bulan ke berbagai platform digital pembelajaran, seperti:
- Ilmupedia untuk penguatan akademik dan latihan ujian,
- Kuncie untuk pembelajaran dan pengembangan kompetensi,
- serta Skul.id guna mendukung digitalisasi manajemen sekolah.
Program ini juga menghadirkan berbagai aktivitas pembelajaran, kompetisi, dan edukasi literasi digital untuk mendorong kebiasaan belajar yang lebih mandiri, kreatif, dan bertanggung jawab.
Program “Belajar Tanpa Batas” dijalankan di tujuh sekolah yang tersebar di berbagai wilayah Pulau Flores, yaitu:
- SMKN 3 Komodo
- SMAN 2 Komodo
- SMKN Bung Ruteng
- SMA Budi Darma Cancar
- SMAN 2 Soa
- SMK Karsa Mandiri
- SMK Nawa Cita Mego
Telkomsel mengusung pendekatan “From Connectivity to Human Capability”, yang menempatkan teknologi sebagai jembatan untuk meningkatkan kemampuan, rasa percaya diri, dan kesiapan generasi muda menghadapi masa depan.
Pelaksanaan program dilakukan melalui beberapa tahapan, yakni:
| Baca juga: Digitalisasi Tak Geser Peran Pustakawan |
- Assessment dan baseline pada April 2026,
- Kick-off dan aktivasi utama pada 6–7 Mei 2026 bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional,
- Pendampingan dan pembelajaran daring selama Mei–Agustus 2026,
- Evaluasi serta pengukuran dampak pada Agustus–September 2026.
VP Corporate Communication & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan bahwa Telkomsel percaya akses belajar yang lebih setara dimulai dari rasa dipahami.
“Melalui Telkomsel Jaga Cita: Belajar Tanpa Batas, kami berupaya menghadirkan dukungan nyata mulai dari perangkat, konektivitas, hingga ekosistem pembelajaran digital, agar siswa dan guru di Flores bisa belajar dengan lebih percaya diri, aman, dan berdampak. Inilah wujud komitmen kami untuk terus Melayani Sepenuh Hati,” ujarnya, Senin 11 Mei 2026 dalam siaran persnya.
Informasi lebih lanjut mengenai program ini dapat diakses melalui:
Untuk memperkuat kualitas pembelajaran, Telkomsel juga berkolaborasi dengan Gasing Academy dengan menghadirkan metode GASING (Gampang, Asyik, Menyenangkan) yang dicetuskan oleh Yohanes Surya.
Metode ini dikenal sebagai pendekatan pembelajaran numerasi yang efektif dan telah teruji dalam membantu siswa memahami konsep matematika dengan lebih mudah dan menyenangkan.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kemampuan berpikir logis dan analitis siswa sebagai fondasi penting dalam pemanfaatan teknologi digital secara optimal serta meningkatkan daya saing generasi muda Indonesia di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....