Lapas Lombok Barat Perkuat Integritas untuk Indonesia Maju
- 27 Apr 2026 19:28 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat - Lombok Barat menandai peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62 Tahun 2026 dengan sebuah pesan kuat: kerja nyata dan pelayanan prima bukan sekadar slogan, melainkan komitmen yang harus diwujudkan dalam setiap lini tugas. Momentum ini diperingati oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lombok Barat pada Senin, 27 April 2026, sebagai ruang refleksi sekaligus peneguhan integritas bagi seluruh jajaran pemasyarakatan.
Peringatan HBP Ke-62 digelar secara nasional dengan pusat kegiatan di Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia, serta diikuti secara hybrid oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis di Indonesia. Lapas Lombok Barat menjadi bagian dari agenda nasional tersebut, sekaligus menunjukkan keterlibatan aktif dalam transformasi sistem pemasyarakatan yang semakin modern dan adaptif.
Di wilayah Nusa Tenggara Barat, kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, para stakeholder, mitra kerja UPT Kanwil Ditjenpas NTB, hingga seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Lombok. Kehadiran lintas sektor ini menjadi simbol kuatnya sinergi antarinstansi dalam mendukung pemasyarakatan yang profesional dan berdampak luas bagi masyarakat.
Mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima”, peringatan tahun ini menegaskan arah baru pemasyarakatan yang terus bergerak menuju sistem yang lebih humanis, berorientasi pada pembinaan, serta mengedepankan prinsip keadilan restoratif.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menilai peringatan HBP bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan titik evaluasi sekaligus penguatan langkah ke depan.
“Peringatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan capaian dan memperkuat komitmen dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Di Lapas Kelas IIA Lombok Barat, semangat tersebut diterjemahkan dalam langkah konkret. Peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dioptimalkan, diiringi penguatan program pembinaan bagi warga binaan. Tidak hanya itu, pengawasan internal dan disiplin petugas juga diperketat sebagai bentuk komitmen menjaga integritas institusi.
Rangkaian HBP Ke-62 di tingkat nasional juga diisi dengan berbagai aksi sosial dan pelayanan publik, mulai dari donor darah, bakti sosial, hingga penandatanganan kerja sama lintas kementerian. Kegiatan ini menegaskan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga hadir memberi kontribusi nyata bagi masyarakat luas.
Kepala Lapas Kelas IIA Lombok Barat, M. Fadli, menegaskan bahwa HBP Ke-62 menjadi pengingat bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas kerja dan pengabdian.
“Melalui peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62 ini, kami meneguhkan komitmen untuk terus bekerja secara nyata, memberikan pelayanan prima, serta menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” katanya.
Ia menambahkan, sinergi bersama Forkopimda, stakeholder, dan seluruh mitra kerja menjadi modal penting untuk menghadirkan pemasyarakatan yang semakin profesional dan humanis.
“Semangat kebersamaan ini harus terus dijaga agar pemasyarakatan mampu memberi dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat,” tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....