Lombok akan Jadi Tuan Rumah Rakornas BPR Syariah
- 28 Mar 2026 14:09 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Rakornas
- BPR Syariah
RRI.CO.ID, Mataram - Pulau Lombok dipastikan menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Syariah Seluruh Indonesia (HIMBARSI). Rakornas ini akan berlangsung 19-21 April 2026.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal menyambut positif penunjukan Lombok sebagai lokasi kegiatan ini. Ia menilai kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah sekaligus mempromosikan potensi daerah ke tingkat nasional.
“Kami menyambut baik dan sangat mendukung pelaksanaan Rakornas BPR Syariah di Lombok. Ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran ekonomi syariah sekaligus mempromosikan daerah kita,” kata Iqbal, Jumat, 27 Maret 2026.
Iqbal menegaskan, pemerintah daerah akan memberikan dukungan dari sisi fasilitas hingga kolaborasi lintas sektor. Ia juga mendorong keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar kegiatan tersebut memberi dampak ekonomi yang nyata.
“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya berhenti pada forum, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pengembangan UMKM dan ekonomi daerah,” ujarnya.
Ketua Panitia Rakornas, Ivan Eroka Yuliadji, mengatakan sekitar 174 BPR Syariah dari seluruh Indonesia dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran peserta dari berbagai daerah diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi lokal selama penyelenggaraan berlangsung.
Rangkaian kegiatan akan dimulai pada 19 April 2026 dengan kedatangan peserta dan penyelenggaraan UMKM Fest. Kegiatan ini akan dipusatkan di area Car Free Day Jalan Udayana, Kota Mataram, dengan melibatkan pelaku usaha lokal dan masyarakat umum.
Agenda utama Rakornas dijadwalkan berlangsung pada 20 April dan akan dibuka oleh Gubernur NTB. Selanjutnya, kegiatan akan ditutup pada 21 April 2026.
Selain Rakornas, panitia juga menggelar BPR Syariah Summit 2026. Forum ini akan membahas sejumlah isu strategis, mulai dari pengembangan bisnis, pemanfaatan teknologi informasi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor perbankan syariah.
“Dalam BPR Syariah Summit, kami membagi tiga topik utama, yakni bisnis, IT, dan pengembangan SDM. Peserta dapat memilih sesuai kebutuhan,” kata Ivan.
Sebagai bagian dari promosi daerah, panitia juga menyiapkan kunjungan ke sejumlah UMKM dan destinasi wisata di Lombok. Langkah ini diharapkan dapat memperkenalkan potensi daerah kepada peserta dari seluruh Indonesia.
Panitia turut menggandeng Bank NTB Syariah dalam penyelenggaraan UMKM Fest. Sejumlah BPR Syariah lokal seperti Patuh Beramal, Dinar Asri, dan Tulen Amanah juga dilibatkan sebagai tuan rumah kegiatan.
Ivan mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi NTB yang dinilai sangat membantu kelancaran persiapan acara, termasuk dalam penyediaan lokasi dan fasilitasi pelibatan UMKM.
“Dukungan Pemprov luar biasa, termasuk dari Bank NTB Syariah yang membantu menghadirkan UMKM untuk meramaikan kegiatan,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....