Nelayan Lombok Timur Hilang Saat Melaut, Tim SAR Perluas Pencarian

  • 08 Sep 2026 10:55 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap nelayan Ramdhan (56) yang hilang setelah melaut mencari ikan di perairan Desa Batu Nampar Selatan pada Senin 7 September 2026 sekitar pukul 10.00 WITA.
  • Sampan dan jaring milik Ramdhan ditemukan oleh warga di sekitar Gili Linus pada pukul 19.00 WITA, namun keberadaan nelayan tersebut masih belum ditemukan hingga saat ini.
  • Warga telah melakukan pencarian secara mandiri setelah menemukan peralatan milik Ramdhan, dan tim SAR gabungan terus melanjutkan operasi pencarian untuk menemukan keberadaan nelayan yang hilang.

RRI.CO.ID, Lombok Timur — Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap Ramdhan (56), nelayan asal Desa Pene, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, yang dilaporkan hilang setelah berangkat mencari ikan di perairan Desa Batu Nampar Selatan, Senin 7 September 2026. Ramdhan diketahui melaut seorang diri sekitar pukul 10.00 WITA. Namun hingga sore hari, ia tak kunjung kembali ke rumah.

Warga kemudian menemukan sampan dan jaring milik Ramdhan di sekitar Gili Linus, Lombok Timur, sekitar pukul 19.00 WITA. Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti warga dengan melakukan pencarian secara mandiri. Namun, keberadaan Ramdhan belum ditemukan.

Laporan orang hilang tersebut selanjutnya diterima Pos SAR Kayangan pada Senin malam. Tim Rescue Pos SAR Kayangan bersama sejumlah unsur SAR gabungan kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian.

Pencarian sempat dilakukan hingga Selasa, 8 September dini hari. Namun, hingga pukul 02.50 WITA, korban belum ditemukan.

Kondisi gelap dan keterbatasan penerangan membuat pencarian pada malam hari tidak dapat dilakukan secara maksimal. Operasi SAR kemudian dihentikan sementara dan dilanjutkan kembali pada pukul 06.00 WITA.

Koordinator Pos SAR Kayangan, M. Darwis, mengatakan pencarian pada Selasa pagi dilakukan dengan memperluas area penyisiran. Tim SAR mengerahkan seluruh unsur yang tersedia, termasuk masyarakat dan nelayan setempat.

“Pencarian kami lanjutkan pagi ini dengan memperluas area pencarian baik melalui permukaan air maupun penyelaman,” ujar Darwis, Selasa 8 September 2026.

Menurutnya, penyisiran permukaan dilakukan menggunakan rubber boat dan perahu nelayan. Sementara itu, tim penyelam tradisional juga dikerahkan untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi ditemukannya sampan milik korban.

Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Pos SAR Kayangan, Polairud Polda NTB, Polairud Polres Lombok Timur, Pos AL Lombok Timur, Damkarmat Lombok Timur, Unit SAR Lombok Timur, dan Polsek Jerowaru.

Hingga Selasa pagi, Ramdhan masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian dengan menyesuaikan kondisi di lapangan dan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....