Desil Satu dan Dua Lombok Barat Dikebut menuju Data Akurat
- 26 Mar 2026 13:58 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus mempercepat proses verifikasi dan validasi (verval) data kemiskinan, khususnya pada kelompok desil satu dan desil dua. Upaya ini menjadi langkah strategis untuk memastikan ketepatan sasaran program bantuan sosial, sekaligus memperkuat basis data kesejahteraan masyarakat secara akurat dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Lombok Barat, Arief Suryawirawan, mengungkapkan hingga 25 Maret, progres verval menunjukkan capaian signifikan di sejumlah wilayah. Tiga kecamatan bahkan telah menyelesaikan proses tersebut secara penuh.
“Untuk desil satu dan desil dua per tanggal 25 Maret kemarin, tiga kecamatan sudah seratus persen, yakni Lingsar, Labuapi, dan Kediri. Baik desil satu maupun desil dua sudah selesai semua,” ujar Arief saat ditemui RRI dikantornya, Gerung Lombok Barat, Kamis 26 Maret 2026.
Ia menjelaskan, dari total 10 kecamatan di Lombok Barat, sebanyak tiga kecamatan telah mencapai 100 persen, sementara enam kecamatan lainnya berada di kisaran 90 persen lebih dengan variasi capaian antara 91 hingga 98 persen. Hal ini menunjukkan tren positif meski masih menyisakan pekerjaan di beberapa wilayah.
Secara keseluruhan, capaian verval untuk desil satu telah mencapai 88 persen. Dari target 33 ribu kepala keluarga (KK), sebanyak 29 ribu KK telah berhasil diverifikasi, sementara sekitar 3 ribu KK lainnya masih dalam proses.
“Totalnya kalau di desil satu itu dari 33 ribu KK yang kita targetkan, sudah 29 ribu yang kita verifikasi. Tinggal sekitar 3 ribu KK yang belum, sehingga capaian totalnya 88 persen,” katanya menegaskan.
Namun demikian, tantangan terbesar masih dihadapi di Kecamatan Sekotong. Hingga saat ini, capaian verval di wilayah tersebut baru menyentuh angka 54 persen, meskipun prosesnya terus berjalan secara bertahap.
“Nah yang terkendala paling besar adalah di Sekotong, capaiannya masih 54 persen, tapi ini terus berlanjut,” ucapnya.
Sementara itu, untuk desil dua, capaian verval telah mencapai 92,8 persen. Sejumlah kecamatan mencatat progres tinggi, seperti Batulayar yang hampir menyentuh 100 persen dengan capaian 99 persen, Narmada 98 persen, Gunungsari 96 persen, Kuripan 95 persen, Gerung 94 persen, serta Lembar 93 persen.
“Untuk desil dua, capaian totalnya sudah 92,8 persen. Hampir semua kecamatan capaiannya tinggi dan mendekati tuntas,” katanya.
Pemerintah daerah pun berharap proses verval ini dapat segera diselesaikan secara menyeluruh. Dukungan dari para camat dan tim di lapangan menjadi faktor kunci dalam percepatan tersebut, terutama setelah momentum Hari Raya Idulfitri.
“Pak Bupati berharap ini bisa segera diselesaikan dengan bantuan teman-teman camat. Mudah-mudahan setelah Lebaran nanti tim akan turun kembali untuk menyelesaikan desil satu dan dua,” ujarnya.
Setelah tahap ini rampung, pemerintah akan melanjutkan proses verval ke desil tiga, empat, lima, serta kelompok desil nol. Kelompok desil nol sendiri merupakan warga yang belum terdata dalam klasifikasi desil manapun, dengan jumlah mencapai sekitar 14 ribu KK atau 24 ribu jiwa.
“Desil nol ini adalah yang belum masuk kategori desil, jumlahnya sekitar 14 ribu KK atau 24 ribu jiwa. Ini nanti akan kita verval setelah desil satu dan dua selesai,” katanya mengakhiri.
Adapun total sasaran verval untuk desil satu mencapai 33.813 KK, sedangkan desil dua sebanyak 30.293 KK. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan 250 kader tim pendamping keluarga yang tersebar di 10 kecamatan guna memastikan proses berjalan optimal dan akurat di lapangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....