Cegah Konflik Kepentingan, Saeful Ahkam Resmi Jadi Pj Sekda Lombok Barat
- 08 Sep 2026 08:04 WIB
- Mataram
Poin Utama
- H. Saeful Ahkam Mahfudz, S.Ag., M.Hum resmi dilantik sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat.
- Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan di Ruang Senggigi, Kantor Bupati Lombok Barat pada Senin 7 September 2026.
- Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha memimpin acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut.
RRI.CO.ID, Lombok Barat — Pemerintah Kabupaten Lombok Barat kembali melakukan penataan di jajaran birokrasi. H. Saeful Ahkam Mahfudz, S.Ag., M.Hum resmi dipercaya menjalankan tugas sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat.
Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan tersebut dipimpin Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha di Ruang Senggigi, Kantor Bupati Lombok Barat, Senin 7 September 2026.
Saeful Ahkam sebelumnya menjabat sebagai Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Setda Lombok Barat. Pengangkatannya sebagai Pj Sekda ditetapkan melalui Keputusan Bupati Lombok Barat Nomor 800/156/BKPSDM/2026.
Dalam keputusan tersebut, masa tugas Pj Sekda berlangsung paling lama tiga bulan. Jabatan itu juga berakhir apabila Sekda definitif telah resmi dilantik. Seluruh pembiayaan terkait pelaksanaan tugas tersebut dibebankan melalui APBD Kabupaten Lombok Barat.
Namun, ada alasan khusus di balik penunjukan Saeful Ahkam. Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha menegaskan, keputusan tersebut bukan semata didasarkan pada kedekatan personal maupun hubungan keluarga.
Ia justru menyoroti pentingnya menjaga proses birokrasi agar terbebas dari potensi konflik kepentingan, terlebih di tengah proses menuju penetapan Sekda definitif.
"Kenapa saya memilih Pak Saeful Ahkam? Bukan karena paman yaa, bukan. Tetapi karena saya sudah bersepakat sama beliau, syarat utamanya adalah beliau tidak boleh mengikuti seleksi terbuka Sekda dan beliau juga tidak berkenan," ujar Nurul Adha.
Menurutnya, kesepakatan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan Pj Sekda dapat menjalankan tugas secara objektif selama masa transisi. Dengan tidak ikut dalam seleksi terbuka Sekda, posisi Saeful Ahkam diharapkan tetap fokus menjalankan roda administrasi pemerintahan tanpa kepentingan pribadi dalam proses tersebut.
"Yang kita butuhkan adalah pejabat yang bisa bekerja secara lurus, profesional dan tidak berada dalam kepentingan tertentu," katanya menegaskan.
Nurul Adha juga mengingatkan bahwa jabatan Pj Sekda memiliki peran strategis dalam menjaga kesinambungan pemerintahan. Karena itu, koordinasi antar-OPD, pelayanan publik dan pelaksanaan program pembangunan harus tetap berjalan tanpa terganggu dinamika pergantian jabatan.
Ia meminta seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) Lombok Barat menjaga integritas serta bekerja sesuai ketentuan yang berlaku.
Di sisi lain, keberadaan media massa juga dinilai penting sebagai mitra dalam mengawal jalannya pemerintahan. Nurul Adha berharap pers dapat terus menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif sehingga transparansi dan akuntabilitas pemerintahan tetap terjaga.
"Mari kita sama-sama kawal pemerintahan ini agar berjalan transparan, akuntabel dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ucapnya.
Pelantikan Saeful Ahkam menjadi Pj Sekda sekaligus menandai dimulainya fase baru dalam pengelolaan administrasi pemerintahan Kabupaten Lombok Barat. Selama masa penugasannya, ia dituntut memastikan roda birokrasi tetap stabil hingga Sekda definitif ditetapkan dan dilantik.
"Kita berharap ikhtiar ini membawa Lombok Barat menjadi lebih baik dan seluruh tugas yang dijalankan mendapat keberkahan," katanya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....