Rumah Warga Sambelia Ludes Terbakar, Armada Damkar Tak Berfungsi
- 18 Mar 2026 20:26 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Kebakaran hebat melanda rumah milik Amak Sila, warga Dusun Dasan Tinggi, Desa Sambelia, Kecamatan Sambelia, Rabu 18 Maret 2026. Ironisnya, peristiwa tersebut terjadi hanya sekitar 50 meter dari markas Pemadam Kebakaran (Damkar), namun api tidak dapat dipadamkan karena armada mengalami kerusakan.
Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong dan diketahui Amak Sila diketahui sedang berada di ladang, sementara istrinya, Inak Sila, tengah berdagang. Kepulan asap pertama kali terlihat oleh tetangga korban yang kemudian berteriak meminta pertolongan.
Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung berhamburan menuju lokasi untuk membantu memadamkan api. Namun situasi semakin mencekam ketika meteran listrik di rumah tersebut meledak, sehingga api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian bangunan.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting arus pendek listrik, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pos Damkar Sambelia yang berada sangat dekat dari lokasi. Namun, harapan warga untuk segera memadamkan api pupus setelah armada yang datang tidak dapat beroperasi.
“Tadi sebelum berangkat sudah dicoba dan airnya keluar, tapi sampai di lokasi malah tidak bisa beroperasi,” ujar salah satu petugas Damkar.
Ketidakberdayaan petugas di tengah kobaran api memicu kekecewaan warga. Inak Sila, istri korban, bahkan dilaporkan pingsan karena histeris melihat rumahnya habis terbakar tanpa adanya upaya pemadaman dari armada Damkar.
Melihat kondisi tersebut, warga Dasan Tinggi akhirnya bergotong royong memadamkan api secara manual dengan peralatan seadanya. Api baru berhasil dipadamkan setelah upaya bersama masyarakat.
Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah beserta seluruh isinya hangus terbakar, termasuk satu unit sepeda motor dan berbagai perabot rumah tangga milik korban. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Kegagalan teknis armada Damkar ini menuai kritik keras dari masyarakat. Salah satu warga Andre mengatakan masyarakat setempat menyampaikan kekecewaannya secara terbuka. “Damkar benar-benar tidak bisa diandalkan hari ini. Seandainya mesin itu berfungsi, harta benda Amak Sila pasti banyak yang bisa diselamatkan,” cetusnya.
Warga lainnya Subhan juga menegaskan kejadian ini harus menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah daerah, terutama terkait kondisi armada yang dinilai sudah tidak layak. “Ini harus jadi perhatian serius pimpinan. Kalau mobil pemadam tidak bisa dioperasikan saat darurat, berarti ada yang harus dibenahi. Apalagi mobil di Sambelia ini sudah tua dan tidak layak pakai,” tegasnya.
Hingga saat ini, lokasi kebakaran masih menyisakan puing-puing arang. Sementara keluarga korban masih dalam kondisi syok akibat musibah yang menimpa mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....