Warga Dusun Adat Sade Kumpulkan Sisa Harta dari Puing Kebakaran
- 23 Agt 2026 12:26 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Sehari setelah kebakaran hebat melanda Dusun Adat Sade, Lombok Tengah, warga mulai kembali ke rumah masing-masing untuk mengumpulkan sisa barang yang masih bisa diselamatkan.
Minggu, 23 Agustus 2026 pagi, suasana di lokasi kebakaran dipenuhi warga yang memeriksa puing-puing rumah mereka. Dengan tangan dan peralatan seadanya, warga mencari barang berharga yang mungkin masih tersisa di antara reruntuhan bangunan yang terbakar.
Sejumlah warga tampak mengais sisa-sisa barang, mulai dari perabot rumah tangga hingga benda lain yang masih dapat digunakan atau memiliki nilai bagi keluarga.
Salah seorang warga, Inaq Andri, mengaku masih berusaha mengumpulkan barang yang tersisa setelah rumahnya terdampak kebakaran.
Ia mengatakan, saat kejadian dirinya sedang tidur. Ia kemudian terbangun setelah mendengar teriakan warga yang meminta pertolongan.
"Saya sedang tidur, tiba-tiba dengar orang berteriak minta tolong. Saya kaget lalu keluar rumah, ternyata ada kebakaran," ujar Inaq Andri.
Menurut informasi yang diterimanya, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari salah satu rumah warga. Kobaran api kemudian membesar dan membuat warga panik.
Dalam situasi tersebut, Inaq Andri mengaku hanya sempat menyelamatkan anggota keluarganya dan sejumlah uang simpanan.
"Saya hanya sempat menyelamatkan anggota keluarga dan uang simpanan," katanya.
| Baca juga: Solidaritas Mataram Mengalir ke NTT |
Kini, setelah api berhasil dipadamkan, warga berupaya mengumpulkan kembali apa pun yang masih tersisa dari rumah mereka.
Puing-puing yang sebelumnya menjadi tempat tinggal kini menjadi lokasi warga mencari sisa harta benda. Sebagian warga berharap masih menemukan barang berharga yang luput dari kobaran api.
Sementara itu, pendataan terkait jumlah rumah terdampak dan kerugian akibat kebakaran masih dilakukan oleh pihak terkait.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....