Ketua DPW PPP NTB Tekankan Konsolidasi dan Muscab Serentak sebelum 22 April

  • 08 Mar 2026 19:34 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Matarm – Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Muzihir, menekankan pentingnya konsolidasi organisasi hingga ke tingkat bawah serta percepatan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) di seluruh kabupaten/kota di NTB. Hal tersebut disampaikan Muzihir saat memimpin rapat pimpinan wilayah (Rapimwil) PPP NTB. Ia meminta seluruh pengurus baru segera melakukan konsolidasi untuk memperkuat kebersamaan dalam membesarkan partai.

“Penekanan kami yang pertama adalah konsolidasi organisasi. Seluruh pengurus baru harus dikumpulkan sesuai dengan struktur yang terbaru. Yang paling penting adalah kebersamaan untuk membesarkan partai,” ujar Muzihir, Minggu 8 Maret 2026.

Selain konsolidasi, DPW PPP NTB juga menekankan agar pelaksanaan Muscab di seluruh kabupaten/kota dilakukan secara sederhana namun tetap bermakna dan sesuai mekanisme partai.

Muzihir menjelaskan, Muscab pada dasarnya merupakan proses pergantian kepengurusan sehingga harus dilaksanakan sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai.

Ia menegaskan bahwa seluruh Muscab di 10 kabupaten/kota di NTB harus rampung dalam rentang waktu 6 April hingga 22 April 2026.

“Saya tekankan mulai 6 April sampai 22 April, kurang lebih 16 hari, semua kabupaten/kota harus sudah menyelesaikan Muscab. Jangan sampai lewat dari tanggal itu,” jelasnya.

Menurut Muzihir, batas waktu tersebut juga berkaitan dengan ketentuan organisasi yang memberikan waktu maksimal tiga bulan setelah Musyawarah Wilayah (Muswil) untuk menyelesaikan Muscab.

Muswil PPP NTB sendiri telah dilaksanakan pada 22 Januari 2026, sehingga batas akhir penyelenggaraan Muscab jatuh pada 22 April 2026.

“Kalau sampai tanggal itu belum melaksanakan Muscab, maka sangat terpaksa harus dilakukan penunjukan pelaksana tugas (PLT), karena berarti tidak mampu melaksanakan Muscab,” katanya.

Ia juga meminta pengurus di daerah segera melakukan konsolidasi hingga tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC), karena PAC memiliki hak suara dalam Muscab. Selain itu, setiap DPC diminta segera menyampaikan surat kepada DPW terkait jadwal pelaksanaan Muscab di daerah masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, Muzihir juga mengingatkan agar pelaksanaan Muscab dilakukan secara efektif dan tidak berlarut-larut.

“Kalau bisa dua jam selesai kenapa harus satu atau dua hari. Yang penting mekanisme organisasi dan ketentuan dalam anggaran dasar tetap terpenuhi,” ujarnya.

Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) Konsolidasi Organisasi Persiapan Muscab DPC PPP Se-NTB, Minggu 8 Januari 2026 di Aula DPW PPP NTB. (Foto/RRI/Hayatun Sofian)

Lebih jauh, Muzihir menegaskan bahwa konsolidasi partai saat ini menjadi sangat penting untuk menghadapi agenda politik ke depan, termasuk Pemilu 2029.

Ia menyebutkan target PPP di NTB adalah minimal mempertahankan posisi empat besar dalam perolehan suara di tingkat provinsi.

“Target minimal kita tetap empat besar di NTB. Kalau bisa naik ke tiga besar, dua besar, bahkan menjadi pemenang tentu itu lebih baik,” katanya.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat beberapa daerah yang perlu menjadi perhatian karena mengalami penurunan kursi pada pemilu sebelumnya, seperti Kabupaten Sumbawa, Dompu, dan Kota Bima.

Karena itu, ia meminta seluruh kader PPP di NTB untuk bersatu dan mengakhiri berbagai dinamika internal yang sempat terjadi.

“Kami menghimbau seluruh kader untuk bersatu membesarkan partai. Tidak ada lagi ruang untuk perdebatan atau konflik internal. Mari kita akhiri semua itu,” ujarnya.

Muzihir juga optimistis PPP NTB mampu kembali meraih kursi di DPR RI pada pemilu mendatang jika konsolidasi organisasi berjalan dengan baik.

“Untuk DPR RI kami tetap optimis. Dengan basis suara yang ada, peluang itu masih sangat terbuka,” katanya.

Ia berharap momentum bulan Ramadan dapat menjadi titik awal bagi seluruh kader PPP untuk memperkuat persatuan demi kemajuan partai ke depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....