Gubernur Iqbal Temukan Empat Anak Stunting di Batukliang Utara
- 05 Mar 2026 21:48 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal meninjau pelayanan kesehatan ibu dan anak di Posyandu Dusun Lantan Duren, Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis, 5 Maret 2026. Dalam kunjungan itu, ia menemukan empat anak yang tercatat dalam data stunting di dusun tersebut.
Iqbal mengatakan pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan tenaga kesehatan, termasuk dokter anak, untuk mengetahui penyebab utama kondisi tersebut. Menurut dia, penanganan harus dilakukan secara tepat agar anak-anak tersebut dapat segera keluar dari kategori stunting.
“Nanti kita komunikasi dengan dokter anak untuk melihat apa masalah utama dari empat anak yang masuk data stunting ini. Mudah-mudahan ada solusi sehingga mereka bisa keluar dari daftar stunting,” kata Iqbal.
Selain memantau pelayanan kesehatan, Iqbal juga menyoroti pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di kawasan Desa Lantan. Wilayah ini memiliki fungsi penting sebagai kawasan penyangga ekosistem di Pulau Lombok karena terdapat hutan lindung, kawasan konservasi, serta daerah tangkapan air.
Menurut dia, kondisi lingkungan di wilayah hulu sangat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat di wilayah bawah. “Daerah ini adalah jantungnya NTB. Mungkin masyarakat di sini tidak terlalu merasakan, tetapi mereka yang tinggal di wilayah bawah seperti Batukliang, Praya hingga pesisir sangat bergantung pada kawasan ini,” ujarnya.
Ia mengatakan Pemerintah Provinsi NTB sedang menyiapkan sejumlah program pemberdayaan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan. Tujuannya agar kesejahteraan masyarakat meningkat tanpa merusak kelestarian hutan.
“Kita sedang membenahi dan mencari solusi bagaimana memberdayakan masyarakat sekitar hutan agar hutan tetap lestari dan tidak terganggu,” kata Iqbal.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB Sinta M. Iqbal yang turut hadir dalam kegiatan itu mengajak para ibu lebih aktif memanfaatkan layanan posyandu. Ia juga meminta kader posyandu terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan ibu dan anak.
Sinta juga mengingatkan pentingnya membiasakan anak-anak menjaga kebersihan lingkungan sejak dini, termasuk membuang sampah pada tempatnya. “Anak-anak harus diajarkan sejak kecil untuk menjaga kebersihan. Kalau desa kita bersih, tentu akan semakin indah dan sehat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Lantan Lalu Irwan mengatakan Posyandu Lantan Duren merupakan bangunan lama yang dibangun melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Namun bangunan tersebut kini mengalami kerusakan setelah atapnya roboh akibat hujan dan angin kencang.
Menurut Irwan, pemerintah desa sebenarnya telah merencanakan perbaikan posyandu melalui musyawarah desa. Namun keterbatasan anggaran membuat rencana tersebut belum bisa direalisasikan.
Dalam rangkaian kunjungan itu, Iqbal juga melakukan penanaman pohon di Dusun Pemasir, Desa Lantan. Kegiatan bertajuk “Tanam Pohon Hidupkan Ramadan” tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong gerakan pelestarian lingkungan di NTB.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....