Tahun 2025 Ekonomi Dompu Tumbuh 4,75 Persen
- 04 Mar 2026 14:14 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Dompu – Badan Pusat Statistik merilis pertumbuhan ekonomi Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, tahun 2025 tercatat mencapai 4,75 persen. Angka ini naik 1,13 persen dibandingkan tahun 2024.
Kepala BPS Kabupaten Dompu, Ahwan Hadi, Rabu, 4 Maret 2026, menjelaskan pertumbuhan tersebut tercermin dari peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
“PDRB berdasarkan harga berlaku naik dari Rp9,064 triliun menjadi Rp9,705 triliun. Sementara PDRB atas dasar harga konstan juga meningkat dari Rp5,479 triliun menjadi Rp5,740 triliun,” katanya.
Menurut Ahwan, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan masih menjadi penopang utama perekonomian Dompu. Berdasarkan harga berlaku, kontribusi sektor ini meningkat dari 39,62 persen menjadi 40,44 persen pada 2025.
Secara pertumbuhan, sektor tersebut juga melonjak signifikan dari 2,38 persen menjadi 6,59 persen. Bahkan dari sisi kontribusi struktural, terjadi kenaikan dari sekitar 36 persen menjadi 40,44 persen.
Ia menilai peningkatan ini dipengaruhi oleh membaiknya serapan produk pertanian, terutama gabah dan jagung, dengan adanya jaminan harga di tingkat petani.
Selain itu, dukungan infrastruktur pertanian yang semakin memadai turut memperkuat sektor ini, termasuk pembukaan gudang oleh Bulog untuk menampung hasil panen petani.
Selain pertanian, sektor perdagangan besar dan eceran serta reparasi juga tumbuh sebesar 5,28 persen. Ahwan menyebutkan, dibukanya minimarket-minimarket baru di Dompu turut mendorong pertumbuhan perdagangan.
Di sisi lain, peningkatan pedagang eceran serta usaha makan minum dipengaruhi oleh bertambahnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pemerintah daerah dinilai aktif memfasilitasi pengembangan UMKM, termasuk melalui bantuan gerobak bagi pedagang makanan kecil.
“Semakin banyak usaha kecil yang menyediakan makanan dan minuman di jalan-jalan. Ini turut mendorong ekonomi Dompu tumbuh cukup baik di tahun 2025, bahkan melebihi pertumbuhan provinsi sendiri. Pertumbuhan ekonomi Dompu mencapai 4,75 persen. Ini memang hal yang menarik untuk kita,” katanya.
Upaya memfasilitasi akses permodalan UMKM juga disebut berperan dalam meningkatkan jumlah pelaku usaha baru, sehingga memperluas aktivitas ekonomi masyarakat.
Pertumbuhan ekonomi tersebut berdampak pada penurunan angka kemiskinan. Pada 2024, tingkat kemiskinan Dompu tercatat sebesar 11,59 persen, kemudian turun menjadi 11,15 persen pada 2025 atau menurun 0,44 persen.
“Secara struktur, kondisi kita semakin membaik. Indeks kedalaman kemiskinan menurun, demikian juga indeks keparahan kemiskinan,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....