Lingkar Tambora Disiapkan Jadi Pusat Pembibitan Ternak

  • 27 Agt 2026 14:11 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu – Kementerian Pertanian Republik Indonesia menunjukkan keseriusannya dalam mendorong pengembangan sektor peternakan di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Keseriusan tersebut ditandai dengan rencana pembentukan Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) di kawasan lingkar Tambora.

Melalui Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Denpasar, Kementerian Pertanian telah melayangkan surat kepada Pemerintah Kabupaten Dompu untuk meminta dukungan dalam rencana pembentukan BPTU-HPT tersebut.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Dompu, Ilham, mengatakan Kementerian Pertanian RI telah memiliki komitmen untuk segera mewujudkan keberadaan balai pembibitan ternak di Dompu.

Kawasan lingkar Tambora dipilih karena dinilai telah memiliki embrio pengembangan peternakan, yakni keberadaan Kawasan Pelepasan Ternak.

“Potensi tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting dalam rencana pengembangan BPTU-HPT Tambora,” katanya, Kamis, 27 Agustus 2026.

Sebagai bagian dari persiapan, Kementerian Pertanian meminta sejumlah data pendukung dari Pemerintah Kabupaten Dompu. Data tersebut akan menjadi bahan dalam mengkaji dan mempersiapkan pembentukan balai.

Data yang diminta antara lain luas lahan padang penggembalaan dan kawasan peternakan di Kabupaten Dompu, populasi ternak berdasarkan jenis selama periode 2021 hingga 2025, serta data pemasukan dan pengeluaran ternak selama 2020 hingga 2025.

Selain itu, pemerintah daerah juga diminta menyiapkan data produksi daging tahun 2021 hingga 2025, sumber pakan ternak termasuk potensi pemanfaatan limbah pertanian, laporan tahunan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu tahun 2024 dan 2025, serta dokumen Rencana Strategis Kabupaten Dompu 2025-2029.

“Keberadaan BPTU-HPT Tambora akan menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengembangan sektor peternakan di Kabupaten Dompu,” katanya.

Selain mendukung penyediaan bibit ternak unggul, balai tersebut juga diharapkan dapat mendorong pengembangan hijauan pakan ternak. Ketersediaan bibit dan pakan yang berkualitas dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan produktivitas ternak masyarakat.

Tidak hanya itu, kehadiran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pertanian di Kabupaten Dompu juga diyakini akan memperpendek jalur koordinasi teknis antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Dengan rencana tersebut, pengembangan peternakan Dompu diharapkan tidak lagi hanya bertumpu pada potensi yang telah ada. Kehadiran BPTU-HPT Tambora berpeluang menjadi pusat pengembangan pembibitan, pakan dan peningkatan kualitas ternak, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Dompu sebagai salah satu daerah dengan potensi peternakan besar di Nusa Tenggara Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....