Pemkab Dompu Kembangkan Pewarna Alami Bernilai Ekonomi Tinggi

  • 27 Agt 2026 14:12 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, DOMPU – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis potensi lokal melalui pelatihan industri benang dengan pewarna alami.

Program yang didukung Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) ini menjadi salah satu upaya pemerintah meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

Sebanyak 40 peserta dari berbagai latar belakang profesi mengikuti pelatihan tersebut. Mereka dibekali keterampilan membuat benang menggunakan pewarna alami yang bersumber dari bahan-bahan mudah ditemukan di lingkungan sekitar.

Kepala Disperindag Kabupaten Dompu, Armansyah, mengatakan pengembangan keterampilan berbasis potensi lokal diharapkan dapat melahirkan produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi dan daya saing.

Dalam pelatihan itu, peserta diperkenalkan dengan berbagai bahan alami yang dapat dimanfaatkan sebagai pewarna, di antaranya daun ketapang, daun jambu, daun mangga serta bahan alami lainnya.

“Pemanfaatan pewarna alami dinilai memiliki peluang yang cukup besar untuk dikembangkan,” katanya, Kamis, 27 Agustus 2026.

Selain lebih ramah terhadap lingkungan, lanjut Armansyah, kain yang dihasilkan menggunakan pewarna alami memiliki karakter dan keunikan tersendiri sehingga nilai jualnya berpotensi lebih tinggi dibandingkan produk dengan pewarna sintetis.

Melalui pelatihan tersebut, Disperindag berharap kapasitas dan keterampilan para peserta semakin meningkat. Pengetahuan yang diperoleh tidak hanya menjadi keterampilan baru, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk kreatif yang mampu bersaing di pasar hingga membuka peluang usaha mandiri.

Armansyah menilai, dukungan DBHCHT memberikan ruang bagi Pemerintah Kabupaten Dompu untuk terus melakukan pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan keterampilan. Di tengah kebutuhan untuk memperluas sumber-sumber ekonomi, pengembangan industri kreatif berbasis potensi lokal menjadi salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Pelatihan tersebut menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidang industri benang dan pewarna alami,” katanya.

Dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di sekitar, peserta diharapkan mampu melihat potensi lokal bukan sekadar sebagai sumber daya yang biasa, melainkan sebagai peluang untuk menciptakan produk bernilai tambah dan memperkuat ekonomi kreatif masyarakat Dompu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....