Jelang Puasa, Pemprov NTB Gelar Pasar Murah di Pringgabaya
- 11 Feb 2026 13:48 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang Ramadan untuk menahan laju kenaikan harga bahan pokok. Kegiatan yang dikemas dalam Event Pasar Rakyat dan Bazar UMKM Makmur Mendunia Center (MMC) NTB itu berlangsung di Kantor Camat Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Rabu, 11 Februari 2026.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan intervensi pasar perlu dilakukan menyusul tren kenaikan harga di sejumlah pasar tradisional dalam beberapa hari terakhir.
“Menjelang puasa, permintaan bahan pokok meningkat. Ada kecenderungan harga naik, sehingga pemerintah harus turun tangan melalui pasar murah,” kata Iqbal.
Menurut Iqbal, intervensi dilakukan tanpa mengabaikan kondisi pasokan. Ia memastikan stok bahan pokok di NTB dalam keadaan aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat selama Ramadan.
“Stok aman. Masyarakat tidak perlu panik dan tidak perlu belanja berlebihan karena justru bisa memicu gejolak harga,” ujarnya.
Selain menjaga stabilitas harga, pasar rakyat dan bazar UMKM ini juga ditujukan untuk menggerakkan ekonomi lokal. Iqbal mengapresiasi kolaborasi Makmur Mendunia Center (MMC) NTB dengan pemerintah provinsi dan Kabupaten Lombok Timur.
“Ini bukan hanya soal harga murah, tetapi juga upaya menjaga daya beli dan memberi ruang bagi UMKM,” katanya.
Pemerintah Provinsi NTB, lanjut Iqbal, juga menyiapkan langkah jangka menengah dan panjang melalui penguatan ketahanan pangan desa. Tahun ini, sekitar 300 paket program akan disalurkan ke 300 desa, dan jumlah serupa direncanakan pada tahun berikutnya. Hingga 2029, sebanyak 1.166 desa dan kelurahan ditargetkan masuk dalam program ketahanan pangan dan desa berdaya.
Bupati Lombok Timur Haerul Warisin mengatakan pemerintah kabupaten turut memperkuat UMKM melalui bantuan modal. Pada akhir 2025, Pemkab Lombok Timur mengalokasikan anggaran sekitar Rp20 miliar untuk membantu sekitar 23 ribu pelaku UMKM.
“Yang sudah terverifikasi tetap menerima bantuan. Jika ada kendala teknis di perbankan, akan kami selesaikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan pasar murah dan bazar UMKM serupa juga akan digelar di Kecamatan Labuhan Haji pada akhir pekan ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....