Koperasi Syariah Semoyang Naik Kelas, Pemkab Loteng Fasilitasi Kemitraan Kopdes

  • 05 Feb 2026 21:59 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah: Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mendorong Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Syariah Semoyang, Kecamatan Praya Timur, menjadi contoh pengembangan koperasi desa berbasis syariah di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dorongan tersebut disampaikan Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. HM Nursiah, M.Si., usai KDMP Syariah Semoyang ditetapkan sebagai koperasi percontohan NTB dan menerima dana pembinaan dari PT Bank Mandiri, Kamis (5/2/2026).

Wabup Nursiah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada koperasi desa di Lombok Tengah. Menurutnya, penetapan KDMP Syariah Semoyang sebagai koperasi percontohan merupakan bukti keseriusan Pemkab Lombok Tengah dalam memperkuat kelembagaan ekonomi desa melalui koperasi.

Sehingga berpesan kepada kepala desa dan pengurus koperasi agar bekerja lebih maksimal, mengingat status KDMP Syariah Semoyang kini menjadi rujukan bagi koperasi desa lainnya di NTB.

“Kami bangga KDMP Syariah Semoyang dipercaya menjadi koperasi percontohan tingkat provinsi. Ini menjadi motivasi bagi koperasi desa lainnya di Lombok Tengah untuk terus berkembang dan dikelola secara profesional,” ujar Nursiah Kamis 5 Februari 2026.

Lebih lanjut, ia menegaskan Pemkab Lombok Tengah tidak hanya mendorong pembentukan koperasi, tetapi juga memastikan pengelolaannya berjalan secara berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan manajemen serta penguatan kapasitas pengurus koperasi yang telah dilaksanakan secara bertahap.

Selain itu, Pemkab Lombok Tengah juga siap memfasilitasi kemitraan bagi seluruh koperasi desa, tidak hanya KDMP Syariah Semoyang, tetapi juga koperasi desa lainnya di seluruh wilayah Lombok Tengah. Saat ini, kemitraan koperasi telah terjalin di sejumlah kecamatan dengan dukungan dinas terkait sebagai fasilitator.

Saat ini, KDMP Syariah Semoyang telah menjalankan usaha penjualan sembako untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Sementara pembangunan gedung koperasi dilaporkan telah mencapai sekitar 90 persen dan ditargetkan segera difungsikan secara optimal.

"Kita sedang giat giatnya memulai pembangunan gedung KDMP termasuk Desa Semoyang. Ini buktinya membuahkan hasil sehingga dapat bantuan. Kita harus jadikan sebagai motivasi awal," tambahnya. 

Penyerahan dana pembinaan dari Bank Mandiri tersebut turut dihadiri Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, jajaran kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi NTB, Kepala Dinas Koperasi dan UKM se-NTB, serta Regional CEO Bank Mandiri wilayah Bali dan Nusa Tenggara.

Regional CEO Bank Mandiri Bali Nusra, Alexander Jonathan Patty, mengatakan KDMP Syariah Semoyang dipilih karena dinilai memiliki perkembangan yang baik dan layak menjadi rujukan bagi koperasi desa lainnya di NTB. Secara keseluruhan, Bank Mandiri menyalurkan dana pembinaan senilai Rp250 juta kepada 10 koperasi percontohan di NTB dalam bentuk dukungan sarana operasional.

"Jadi yang kita berikan dalam bentuk barang. Nanti skemanya pembayaran dilakukan secara non tunai sehingga mengurangi adanya penyalahgunaan atau lebih transfaran," katanya. 

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal turut mengapresiasi sinergi antara Pemkab Lombok Tengah dan Bank Mandiri dalam penguatan Koperasi Desa Merah Putih. Ia menilai KDMP Syariah Semoyang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai penggerak ekonomi desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....