Jajal Sirkuit Mandalika, Ini Fun Fact Valentino Rossi
- 30 Jan 2026 19:06 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Kehadiran Valentino Rossi di Sirkuit Mandalika selalu menjadi topik yang membakar semangat para penggemar otomotif di tanah air. Meski sang legenda kini lebih aktif di balap roda empat, namun jejak The Doctor di lintasan MotoGP tetap tak tergantikan.
Meski sudah resmi menggantung helm dari lintasan MotoGP, nama Valentino Rossi tetap menjadi magnet bagi jutaan pasang mata. Pembalap berjuluk The Doctor ini tidak hanya dikenal karena sembilan gelar juara dunianya, tetapi juga karena kepribadiannya yang eksentrik.
Baca juga Akhirnya! Valentino Rossi Mengaspal di Mandalika
Legenda hidup MotoGP Valentino Rossi turun langsung mengaspal di sirkuit Mandalika. (Maya/RRI). Dibalik sorotan kamera, pria asal Italia ini menyimpan sederet fakta unik yang jarang diketahui publik. Berikut adalah 5 fakta menarik Valentino Rossi yang dirangkum dari berbagai sumber kredibel.
1. Ritual "Curhat" dengan Motor
Setiap kali akan memulai balapan, Rossi selalu melakukan ritual jongkok di samping motor Yamaha M1 miliknya sambil memegang pijakan kaki (footpeg). Dikutip dari motorcylistonline, Rossi mengakui bahwa itu bukan sekadar takhayul, melainkan momen untuk "berbicara" dengan motornya. Ia merasa perlu menjalin ikatan batin dengan mesin yang akan menemaninya bertaruh nyawa di lintasan.
2. Jarak Balap Setara Keliling Bumi
Dalam hotcars.com karier Rossi yang membentang selama 26 musim dilaporkan telah menghasilkan catatan jarak tempuh yang mencengangkan. Pada balapan di Jerez tahun 2018, Rossi secara resmi telah menempuh jarak balap total sepanjang 40.075 kilometer. Angka ini secara teknis sama dengan satu kali putaran penuh mengelilingi dunia. Rekor ini membuktikan betapa luar biasanya daya tahan fisik sang legenda.
3. Lonceng Gereja dan Aturan 46 km/jam
Di desa asalnya, Tavullia, Rossi diperlakukan bak dewa. Setiap kali ia memenangkan balapan, Pastor di gereja setempat akan membunyikan lonceng gereja selama satu jam penuh sebagai tanda kemenangan. Selain itu, pemerintah setempat juga menetapkan batas kecepatan kendaraan di kota tersebut maksimal 46 km/jam sebagai bentuk penghormatan bagi sang putra daerah.
4. Trofi yang Tak Beraturan
Rossi dikenal tidak terlalu terobsesi menyimpan piala secara rapi di lemari kaca yang megah. Sebagian besar trofi awalnya diletakkan begitu saja di rumah orang tuanya. Bahkan, Rossi sering secara spontan memberikan trofi asli miliknya kepada penggemar yang sedang sakit atau mereka yang sangat membutuhkan dukungan moral.
5. Makna Tersembunyi di Balik Gelar "The Doctor"
Banyak spekulasi mengenai asal-usul julukan The Doctor. Di Italia, nama "Rossi" adalah nama yang sangat umum digunakan oleh para dokter. Namun secara resmi, Rossi juga menyandang gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) dalam bidang Hubungan Masyarakat dari Universitas Urbino. Julukan ini juga mencerminkan gaya balapnya yang sangat presisi dan klinis layaknya seorang ahli bedah.
Pada akhirnya, Valentino Rossi bukan sekadar angka di atas aspal, melainkan personifikasi dari gairah dan dedikasi yang tak lekang oleh waktu. Segala ritual unik dan pencapaian di luar nalar yang ia miliki membuktikan bahwa untuk menjadi seorang legenda, seseorang harus memiliki jiwa yang tetap "hidup" dan sedikit sisi humor di tengah tekanan kompetisi yang tinggi. Meskipun kini ia telah menanggalkan baju balapnya, warisan The Doctor akan selalu menjadi bahan obrolan hangat yang tak ada habisnya bagi para pecinta otomotif di seluruh dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....