Mensos Tekankan Perencanaan sebagai Kunci Keberhasilan Pembangunan di NTB

  • 16 Apr 2026 14:37 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf
  • Perencanaan Pembangunan
  • Musrenbang NTB

‎RRI.CO.ID, Mataram - Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, mengatakan kualitas perencanaan menjadi penentu utama keberhasilan pembangunan. Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) NTB 2026 di Mataram, Kamis, 16 April 2026, ia menyebut perencanaan yang matang dapat menyumbang hingga 50 persen capaian program.

‎“Kalau perencanaannya baik, paling tidak kita sudah mengantongi 50 persen keberhasilan,” kata Mensos yang akrab disapa Gus Ipul.

‎Menurutnya, banyak program pembangunan tidak optimal bukan karena keterbatasan anggaran, melainkan lemahnya desain sejak tahap awal. Perencanaan yang tidak terarah dan minim indikator kinerja membuat pelaksanaan program kerap melenceng dari target.

‎Saifullah mengingatkan, perencanaan bukan sekadar formalitas administratif, melainkan instrumen strategis yang menentukan efektivitas kebijakan. Karena itu, setiap program harus dirancang dengan arah yang jelas, terukur, dan berbasis kebutuhan riil masyarakat.

‎Ia juga menyoroti pentingnya sinkronisasi antara program pemerintah pusat dan daerah. Tanpa konektivitas yang kuat, kebijakan berisiko berjalan parsial dan tidak memberikan dampak signifikan.

‎“Kami ingin program pusat dan daerah tersambung dan berkolaborasi, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

‎Dalam forum tersebut, Saifullah mengapresiasi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dinilai telah menyusun perencanaan pembangunan secara lebih terarah. Ia menilai visi dan misi pembangunan daerah sudah sejalan dengan agenda pembangunan nasional.

‎Upaya mengejar target melalui optimalisasi potensi daerah, peningkatan pendapatan, serta perbaikan tata kelola pemerintahan disebut sebagai langkah strategis yang perlu dijaga konsistensinya.

‎Namun demikian, ia menekankan pentingnya menetapkan target yang terukur. Tanpa indikator capaian yang jelas, kata dia, evaluasi pembangunan akan sulit dilakukan secara objektif.

‎Kementerian Sosial, lanjut Gus Ipul, berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan menurunkan angka kemiskinan.

‎“Kami ingin pusat dan daerah memiliki arah serta target yang sama, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan,” katanya.

‎Melalui Musrenbang NTB 2026 Gus Ipul berharap menjadi wadah untuk menyatukan arah kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....