Mengenal Kinca, Buah Legendaris Favorit Masyarakat Bima
- 17 Jun 2026 09:36 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – "Bagaimana cara makannya ini?" Kalimat tersebut spontan terlontar dari Yusuf saat menerima oleh-oleh buah kinca dari rekannya yang baru pulang dari Bima, Rabu 17 Juni 2026. Meski cukup populer di kalangan masyarakat Bima dan Dompu, buah kinca ternyata masih terdengar asing bagi sebagian warga di daerah lain.
Kinca atau yang dikenal secara ilmiah sebagai buah kawista merupakan salah satu buah yang identik dengan Bima dan Dompu. Buah ini kerap dijadikan bahan rujak karena memiliki rasa asam yang khas dan menyegarkan. Namun di balik popularitasnya sebagai pelengkap kuliner tradisional, buah kinca ternyata menyimpan berbagai manfaat kesehatan yang belum banyak diketahui masyarakat.
Menariknya, meskipun telah lama menjadi bagian dari budaya kuliner masyarakat Bima dan Dompu, buah kawista bukanlah tanaman asli daerah tersebut. Tanaman ini diketahui berasal dari wilayah Asia Selatan, terutama India dan Pakistan, kemudian menyebar ke berbagai negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Buah kawista memiliki bentuk menyerupai jeruk dengan kulit keras berwarna kuning keabu-abuan. Saat matang, daging buahnya berwarna oranye kecokelatan dengan aroma harum yang khas dan sedikit menyerupai pisang. Masyarakat juga mengolahnya menjadi campuran rujak.
Menurut penjelasan dr. Kevin Adrian yang dikutip dari Alodokter, buah kawista mengandung berbagai nutrisi dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Salah satu manfaat utama buah kawista adalah menjaga kesehatan sistem pencernaan. Kandungan seratnya yang tinggi membantu melancarkan proses pencernaan sekaligus meningkatkan jumlah bakteri baik di dalam usus. Selain itu, senyawa aktif yang terkandung di dalamnya juga diketahui memiliki efek perlindungan terhadap bakteri penyebab gangguan pencernaan.
Buah kawista juga kaya antioksidan yang berperan menangkal radikal bebas. Kandungan tersebut dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat stres oksidatif yang menjadi pemicu berbagai penyakit kronis.
Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa buah kawista berpotensi membantu menurunkan kadar gula darah dan tekanan darah. Meski masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, kandungan alami dalam buah ini dinilai dapat mendukung kesehatan penderita diabetes maupun hipertensi.
Tak hanya baik untuk organ dalam, buah kawista juga bermanfaat bagi kesehatan kulit. Kandungan vitamin C yang tinggi membantu pembentukan kolagen sehingga menjaga elastisitas kulit dan melindungi dari penuaan dini akibat paparan radikal bebas.
Buah ini juga disebut memiliki potensi membantu meredakan demam dan peradangan. Karena itu, buah kawista telah lama digunakan dalam pengobatan herbal tradisional di India sebagai salah satu bahan alami untuk menjaga kesehatan tubuh.
Di tengah maraknya buah impor yang membanjiri pasar modern, kinca justru menjadi salah satu buah yang telah lama beradaptasi dengan budaya masyarakat Bima dan Dompu. Keunikan rasa, aroma, serta manfaat kesehatannya menjadikan buah ini layak untuk terus diperkenalkan sebagai salah satu kekayaan kuliner dan hayati Nusa Tenggara Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....