Tak Terhalang Jarak, Universitas Terbuka Mataram Perluas Layanan ke Daerah Plosok

  • 10 Sep 2026 08:56 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Barat tidak semestinya berhenti hanya karena seseorang tinggal jauh dari pusat perguruan tinggi. Prinsip inilah yang terus didorong Universitas Terbuka (UT) Mataram dengan memperluas jangkauan layanan pendidikan hingga berbagai wilayah di NTB.

Direktur UT Mataram, Ronny Basista, Ph.D., mengatakan pihaknya berkomitmen menghadirkan pendidikan tinggi bagi masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses. Menurutnya, keberadaan UT di berbagai daerah menjadi bagian dari upaya membantu pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Makanya UT hadir di hampir di seluruh pelosok NTB ini. Jadi kita akan menjangkau yang kiranya susah atau sulit dijangkau oleh siapapun," Kamis 10 September 2026.

Bagi UT, jarak bukan alasan untuk membatasi seseorang memperoleh pendidikan tinggi. Sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh memungkinkan masyarakat tetap menempuh kuliah tanpa harus meninggalkan daerah asalnya.

Ronny menegaskan pendekatan tersebut menjadi bagian dari karakter UT dalam menjalankan fungsi pendidikan. Kampus tidak hanya menunggu masyarakat datang, tetapi berupaya membawa layanan pendidikan lebih dekat kepada mereka yang membutuhkan.

“Tidak ada alasan untuk tidak mengenyam pendidikan tinggi bagi seluruh masyarakat,” tuturnya.

Upaya memperluas akses tersebut juga dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota di NTB. Ronny menyebut hampir seluruh pemerintah kabupaten telah dijajaki untuk membangun kerja sama, sementara beberapa daerah masih akan menjadi sasaran berikutnya.

Salah satu daerah yang disebut masih akan dijajaki adalah Kabupaten Sumbawa Barat. Sementara itu, UT Mataram sebelumnya telah melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara.

Menurut Ronny, kerja sama dengan pemerintah daerah menjadi penting karena kebutuhan pendidikan setiap wilayah tidak selalu sama. Dengan menggandeng pemerintah daerah, UT dapat melihat lebih dekat kelompok masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan tinggi.

“Kita sudah banyak melakukan kerja sama dengan pemerintah-pemerintah di NTB. Memang ada pemerintahan yang belum sempat kita jajaki, dan dalam waktu dekat kita akan jajaki,” jelasnya.

Perluasan akses pendidikan juga diwujudkan melalui pengembangan layanan UT di daerah. Salah satunya rencana pembentukan Sentra Layanan Universitas Terbuka atau SALUT di Kabupaten Dompu yang secara khusus diperuntukkan bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Kehadiran layanan di daerah diharapkan semakin mendekatkan UT dengan calon mahasiswa. Masyarakat tidak perlu menjadikan lokasi perguruan tinggi sebagai satu-satunya pertimbangan ketika ingin melanjutkan pendidikan.

Menurut Ronny, konsep tersebut sejalan dengan prinsip UT yang berupaya menjangkau masyarakat hingga wilayah yang sulit memperoleh akses pendidikan tinggi. Pendidikan diharapkan tidak hanya terkonsentrasi di kawasan perkotaan.

“UT-lah yang menjangkau, UT-lah yang hadir ke masyarakat. Bukan masyarakat yang datang ke UT,” ujarnya.

Dengan jaringan layanan dan kerja sama pemerintah daerah yang terus diperluas, UT Mataram menargetkan semakin banyak masyarakat NTB dapat memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan tinggi. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen UT untuk membantu pemerintah mencerdaskan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....