BI NTB Edukasi QRIS dan KKI di RRI Fest 2026, Siswa MAN 1 Mataram Antusias

  • 09 Sep 2026 15:18 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram — Ribuan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Mataram menunjukkan antusiasme mengikuti sosialisasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan Kartu Kredit Indonesia (KKI) yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangkaian acara RRI Fest 2026 yang diselenggarakan RRI Mataram, Rabu 9 September 2026.

Sosialisasi berlangsung interaktif. Para siswa tidak hanya menyimak materi yang disampaikan, tetapi juga aktif menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan narasumber.

Suasana semakin meriah ketika narasumber dari Unit Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran BI NTB,

Yuan Fernando Tharu, mengajak para siswa mengenal lebih dekat QRIS dan KKI serta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.

Setiap siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan tepat mendapatkan hadiah menarik yang telah disiapkan BI NTB. Pemberian hadiah tersebut menjadi salah satu pemantik antusiasme siswa untuk berpartisipasi sepanjang sesi sosialisasi.

Nando menjelaskan, QRIS merupakan standar QR Code pembayaran yang ditetapkan Bank Indonesia untuk memfasilitasi transaksi pembayaran melalui berbagai penyedia jasa pembayaran. Dengan QRIS, masyarakat tidak perlu menggunakan kode QR yang berbeda-beda untuk setiap aplikasi pembayaran.

"QRIS ini adalah standar QR Code pembayaran Indonesia. Dengan adanya QRIS, kita cukup menggunakan satu QR Code untuk melakukan pembayaran dari berbagai aplikasi pembayaran yang sudah mendukung QRIS," jelas Nando.

Menurut Nando, QRIS memberikan kemudahan bagi masyarakat karena transaksi dapat dilakukan secara digital hanya dengan memindai kode QR menggunakan aplikasi pembayaran atau layanan perbankan yang telah mendukung QRIS.

Ia memperkenalkan prinsip CEMUMUAH, yang menggambarkan manfaat QRIS, yakni cepat, mudah, murah, aman, dan andal.

Cepat karena transaksi dapat dilakukan melalui pemindaian kode QR. Mudah karena pengguna tidak perlu membawa uang tunai dalam melakukan pembayaran. Murah karena untuk transaksi QRIS reguler, konsumen tidak dikenakan biaya tambahan oleh merchant.

Sementara itu, aspek aman diwujudkan melalui penyelenggara jasa pembayaran yang telah memperoleh izin dari Bank Indonesia. Adapun andal berarti QRIS dirancang untuk mendukung transaksi pembayaran digital secara luas.

Nando juga mengingatkan para siswa agar tidak hanya memahami cara menggunakan QRIS, tetapi juga memperhatikan aspek keamanan saat melakukan transaksi digital.

Sebelum melakukan pembayaran, pengguna harus memastikan nama merchant dan nominal transaksi yang muncul pada aplikasi sudah sesuai. Setelah memastikan kebenarannya, pengguna dapat memasukkan PIN untuk menyelesaikan transaksi.

"Jangan hanya scan kemudian langsung bayar. Perhatikan nama merchant dan nominalnya. Setelah itu baru masukkan PIN. Ini bagian dari menjaga keamanan transaksi digital," katanya.

Ia juga mengingatkan siswa untuk menjaga kerahasiaan data pribadi dan informasi keamanan transaksi. PIN, kode OTP, maupun informasi sensitif lainnya tidak boleh diberikan kepada orang lain.

Interaksi berlangsung semakin semarak ketika Nando memberikan sejumlah pertanyaan kepada peserta. Para siswa tampak berlomba mengangkat tangan untuk mendapatkan kesempatan menjawab.

Jawaban yang disampaikan siswa mendapat apresiasi dari narasumber. Siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar kemudian mendapatkan hadiah menarik dari BI NTB.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi peserta RRI Fest 2026, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi pelajar untuk memahami perkembangan sistem pembayaran digital.

Melalui sosialisasi QRIS, BI NTB mendorong generasi muda agar tidak sekadar menjadi pengguna teknologi pembayaran digital, tetapi juga memiliki literasi yang baik sehingga mampu bertransaksi secara aman, bijak, dan bertanggung jawab.

Antusiasme ribuan siswa MAN 1 Mataram selama kegiatan menunjukkan bahwa edukasi mengenai sistem pembayaran digital dapat dikemas secara menarik dan interaktif, sehingga lebih mudah diterima oleh kalangan pelajar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....