Perkuat Generasi Muda, Dikpora NTB Gandeng Densus 88
- 05 Sep 2026 06:19 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Upaya membangun ketahanan generasi muda terhadap berbagai paham yang berpotensi mengancam persatuan bangsa terus dilakukan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Salah satunya melalui edukasi dan penyuluhan kepada pelajar mengenai kepemudaan dan pencegahan terorisme.
Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) Provinsi NTB berkolaborasi dengan Tim Densus 88 melaksanakan Sosialisasi dan Penyuluhan Kepemudaan serta Anti-Teror di SMAN 9 Mataram Jumat, 4 September 2026.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 1.000 siswa kelas X hingga XII, serta para guru dan pembina SMAN 9 Mataram. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya membentengi diri dari pengaruh paham radikal, sekaligus memperkuat wawasan kebangsaan dan karakter positif sebagai generasi penerus.
Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dikpora NTB, H. Tarmidzi, S.Kom., ME., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah pencegahan dini untuk membekali pelajar agar mampu mengenali dan menyikapi berbagai pengaruh yang dapat mengarah pada tindakan ekstremisme dan mengganggu persatuan.
“Pelajar dan pemuda perlu mendapatkan pemahaman yang memadai agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai paham yang dapat merusak dan memecah belah persatuan bangsa,” ujarnya.
Menurut H. Tarmidzi, kelompok usia pelajar SMA menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapatkan perhatian dalam upaya pencegahan. Masa remaja merupakan periode penting dalam pembentukan karakter, pencarian jati diri, serta pengembangan keberanian dan idealisme.
Karena itu, edukasi yang dilakukan sejak dini dinilai penting agar generasi muda memiliki kemampuan berpikir kritis, tidak mudah terprovokasi, serta mampu mengambil keputusan secara bijak ketika berhadapan dengan berbagai informasi dan pengaruh di lingkungan maupun ruang digital.
“Usia pelajar SMA merupakan masa produktif dalam pembentukan jati diri. Karena itu, sosialisasi seperti ini diharapkan dapat menjadi benteng bagi para pemuda kita yang nantinya menjadi penerus pembangunan,” katanya.
H. Tarmidzi menambahkan, sinergi antara Bidang Kepemudaan Dikpora NTB dengan Tim Densus 88 memiliki peran penting dalam membangun kesadaran generasi muda mengenai bahaya terorisme dan paham kekerasan.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menyiapkan generasi NTB yang tangguh, berkarakter, cinta tanah air, serta mampu berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
Ia memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Sosialisasi dijadwalkan berlangsung setiap pekan di berbagai sekolah, khususnya jenjang SMA dan SMK di Pulau Lombok.
“Giat semacam ini akan terus berlangsung setiap pekannya di sekolah-sekolah, terutama SMA dan SMK se-Lombok. Tidak menutup kemungkinan kegiatan ini juga akan diperluas hingga Pulau Sumbawa,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....