ACE Lombok Resmi Jadi ACE NTB, SMKN 3 Mataram Perkuat Vokasi Industri
- 21 Agt 2026 13:07 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Asosiasi Chief Engineer (ACE) Lombok resmi berganti identitas menjadi Asosiasi Chief Engineer (ACE) NTB. Peresmian perubahan nama tersebut berlangsung di Fave Hotel Mataram, Sabtu 15 Agustus 2026, dan dilakukan langsung oleh Ketua Asosiasi Engineer Indonesia.
Perubahan identitas ini tidak sekadar menjadi pergantian nama organisasi. ACE NTB diharapkan menjadi wadah yang memiliki cakupan lebih luas dalam memperkuat profesionalisme, kompetensi, serta standar keinsinyuran dan teknologi di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat.
Momentum tersebut turut dihadiri Kepala SMKN 3 Mataram, Sulman Haris. Kehadiran sekolah vokasi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan antara dunia pendidikan, asosiasi profesi, industri, dan penyedia teknologi.
Bagi SMKN 3 Mataram, keterlibatan dalam kegiatan tersebut sejalan dengan visi sekolah sebagai lembaga pendidikan vokasi berbasis teknologi yang terus beradaptasi dengan perkembangan dunia industri.
Kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan tersebut mempertemukan empat unsur penting, yakni sekolah, asosiasi profesi, dunia industri, dan vendor teknologi. Sekolah berperan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) vokasi yang kompeten dan siap kerja. Sementara itu, asosiasi profesi berperan menjaga standar kompetensi dan profesionalisme bidang teknik.
Di sisi lain, dunia industri menjadi ruang penerapan kompetensi sekaligus pengguna tenaga kerja lulusan vokasi. Adapun vendor teknologi berperan menghadirkan inovasi, perangkat, dan sistem teknologi yang digunakan dalam perkembangan industri.
Salah satu agenda dalam kegiatan tersebut adalah pameran dan pengenalan teknologi terbaru dari sejumlah vendor yang selama ini menjadi penyedia teknologi bagi dunia industri.
Bagi SMKN 3 Mataram, agenda tersebut menjadi kesempatan untuk memperoleh pembaruan informasi mengenai perkembangan teknologi atau technology update. Informasi tersebut penting agar materi pembelajaran di sekolah tetap relevan dengan kebutuhan industri yang berkembang semakin cepat.
Perkembangan teknologi, termasuk peralatan teknik dan sistem otomatisasi, menuntut lembaga pendidikan vokasi untuk terus memperbarui pengetahuan dan kompetensi. Melalui interaksi langsung dengan vendor teknologi, tenaga pendidik dapat mengenali perangkat dan sistem yang digunakan di lapangan serta menjadikannya sebagai referensi dalam proses pembelajaran.
Dengan demikian, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai konsep dan teori dasar, tetapi juga memiliki wawasan terhadap teknologi yang digunakan di lingkungan industri saat ini.
“Nyala SMKN 3 Mataram sebagai sekolah teknologi tidak boleh padam oleh ketertinggalan informasi. Hadirnya vendor teknologi serta dukungan penuh dari Asosiasi Engineer Indonesia dan ACE NTB memberikan energi baru bagi vokasi,” ujar Sulman Haris.
Menurutnya, kolaborasi antara sekolah, asosiasi profesi, industri, dan vendor teknologi dapat memastikan kompetensi yang diajarkan di sekolah tetap selaras dengan kebutuhan industri.
“Kami berharap sinergi ini terus berlanjut demi melahirkan inovasi dan perkembangan teknologi yang berkelanjutan di NTB,” katanya.
Peresmian ACE NTB menjadi momentum awal untuk memperkuat kerja sama antara organisasi profesi, lembaga pendidikan vokasi, dunia industri, dan penyedia teknologi.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat diwujudkan melalui berbagai program konkret. Beberapa bentuk kerja sama yang dapat dikembangkan antara lain transfer of technology, workshop teknis, magang bagi guru dan siswa, serta pengembangan inovasi berbasis teknologi lokal.
Bagi SMKN 3 Mataram, keterlibatan dalam ekosistem tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pengalaman belajar sekaligus memperkuat keterhubungan antara pendidikan vokasi dan kebutuhan industri.
Sinergi lintas sektor itu diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan teknik di NTB, meningkatkan daya saing lulusan, serta mendorong lahirnya inovasi teknologi yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan daerah.
Melalui kolaborasi tersebut, SMKN 3 Mataram menegaskan komitmennya untuk terus menjaga “nyala” inovasi dan pendidikan teknologi agar tetap relevan dengan perkembangan industri, sekaligus berkontribusi dalam menyiapkan SDM unggul bagi Nusa Tenggara Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....