Kemendikdasmen Perkuat Literasi Nasional Lewat Distribusi 5,5 Juta Buku

  • 04 Agt 2026 16:00 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Kudus – Pemerintah terus memperluas akses buku bacaan bermutu sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi anak Indonesia. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendistribusikan sebanyak 5,5 juta buku bacaan bermutu untuk jenjang SD dan SMP di berbagai daerah.

Program tersebut ditandai dengan pelepasan distribusi buku di Kudus, Jawa Tengah, Jumat, 31 Juli 2026. Kegiatan ini melibatkan dukungan dunia usaha, di antaranya Pura Barutama dan PT Mars Akbar Mandiri, sebagai bentuk partisipasi bersama dalam memperkuat ekosistem literasi nasional.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan peningkatan literasi dan numerasi merupakan bagian dari pelaksanaan Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, peningkatan minat baca anak menjadi salah satu agenda prioritas yang terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.

"Kami berusaha dengan segala kemampuan agar minat baca anak dapat ditingkatkan. Bersama mitra, termasuk Pura Barutama dan PT Mars Akbar Mandiri, kami berharap program ini berjalan lancar dan memberi manfaat bagi anak-anak Indonesia," tuturnya.

Menurut Abdul Mu'ti, penyediaan buku bacaan berkualitas tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah pusat. Pemerintah daerah, dunia usaha, hingga masyarakat juga memiliki peran penting dalam memperkaya bahan bacaan yang tersedia bagi peserta didik di seluruh Indonesia.

Ia menilai budaya membaca harus terus dibangun karena pengetahuan tidak hanya diperoleh melalui proses pembelajaran di ruang kelas. Kehadiran buku bacaan yang beragam dinilai mampu memperluas wawasan sekaligus memperkuat kemampuan berpikir kritis anak.

Selain menyediakan buku cetak, Kemendikdasmen juga mengembangkan layanan Rumah Pendidikan yang memungkinkan guru dan peserta didik mengakses buku teks maupun nonteks secara gratis dalam format digital, audio, dan video. Platform tersebut diharapkan semakin memperluas akses terhadap sumber belajar yang berkualitas di berbagai daerah.

Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI, Hariqo Wibawa Satria, mengapresiasi langkah Kemendikdasmen dalam menghadirkan layanan literasi yang inklusif, termasuk penyediaan buku berhuruf braille serta sumber belajar berbentuk audio dan video bagi anak berkebutuhan khusus.

"Upaya ini harus terus diperkuat sebagai bagian dari peningkatan mutu literasi nasional," ujarnya.

Hariqo juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bergotong royong memperluas akses terhadap buku bacaan bermutu agar semakin banyak peserta didik memiliki kemampuan membaca dan menulis yang baik.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pura Barutama, Bambang Handoko, menyatakan dukungannya terhadap Gerakan Literasi Nasional 2026. Menurutnya, budaya membaca menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang memiliki wawasan luas dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, menjelaskan distribusi buku tahun ini menjangkau 510 kabupaten dan kota di 38 provinsi. Sasaran utama program tersebut adalah satuan pendidikan yang berdasarkan hasil Asesmen Nasional masih memiliki kemampuan literasi di bawah kompetensi minimum.

Ia mengatakan setiap paket buku yang dikirim telah dilengkapi pedoman pemanfaatan sehingga guru, kepala sekolah, dan peserta didik dapat mengoptimalkan penggunaan buku sebagai bagian dari proses pembelajaran.

"Di dalam buku-buku yang dikirimkan, sudah dilengkapi dengan pedoman pemanfaatan buku tersebut, sehingga diharapkan nanti akan mempermudah para guru, kepala sekolah, dan murid untuk memanfaatkan buku-buku tersebut," jelasnya.

Melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, Kemendikdasmen berharap semakin banyak anak Indonesia memperoleh akses terhadap bacaan bermutu. Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang cerdas, kritis, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....