Literasi Digital dan Sistem Informasi Perkuat Promosi Wisata di Desa Mertak
- 21 Agt 2026 10:35 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu langkah yang ditempuh Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, untuk memperkuat pengelolaan informasi desa sekaligus memperluas promosi potensi wisata, budaya, dan produk lokal.
Upaya tersebut diperkuat melalui kegiatan “Literasi Digital dan Pelatihan Sistem Informasi Desa bagi Kelompok Pemuda sebagai Agen Promosi Wisata Desa Mertak Kabupaten Lombok Tengah” yang diselenggarakan Tim Pengabdian Masyarakat Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Mataram (Unram), di Aula Kantor Desa Mertak, pada bulan Juli 2026.
Sebanyak 18 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Peserta terdiri atas perangkat desa, perwakilan pemuda, serta Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram Desa Mertak periode Juli–Agustus 2026.
Pelatihan difokuskan pada perangkat desa sebagai pengelola utama Sistem Informasi Desa. Sementara itu, pemuda dan mahasiswa KKN didorong untuk mengambil peran pendukung dalam dokumentasi serta pengembangan konten digital guna memperkenalkan berbagai potensi Desa Mertak.
Kegiatan pengabdian dipimpin Halil Akhyar bersama dosen Program Studi Teknik Informatika Unram, yakni Fahrul Irfan, Mohammad Zaenuddin Hamidi, dan Regania Pasca Rassy. Kegiatan tersebut juga melibatkan Pinka Dima Calista, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika.
Tim memberikan pendampingan mengenai literasi digital hingga praktik pemanfaatan Sistem Informasi Desa sebagai sarana pengelolaan informasi dan pelayanan publik.
Keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan tersebut turut didampingi Dosen Pembimbing KKN (DPK) Desa Mertak, Susi Rahayu, dosen Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Mataram.
Kehadiran mahasiswa KKN periode Juli–Agustus 2026 diharapkan dapat memperkuat sinergi antara program pengabdian, pemerintah desa, kelompok pemuda, dan masyarakat, terutama dalam mendukung dokumentasi serta pengembangan informasi mengenai potensi Desa Mertak.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Universitas Mataram terhadap Program Desa Berdaya, yakni program kolaborasi antara Universitas Mataram dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam mendorong penguatan kapasitas dan kemandirian desa melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi.
Pelaksanaan kegiatan pengabdian tersebut didanai melalui PNBP Fakultas Teknik Universitas Mataram.
Dalam pelatihan, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya literasi digital serta praktik pengelolaan OpenSID sebagai salah satu sarana untuk mendukung tata kelola informasi dan pelayanan desa.
Pada sesi praktik, perangkat desa diperkenalkan dengan berbagai fitur pengelolaan Sistem Informasi Desa, mulai dari pembaruan profil desa, pembuatan artikel dan berita desa, pengelolaan data kependudukan, hingga pengenalan layanan mandiri bagi warga.
Peserta juga diarahkan untuk memahami pentingnya menyajikan informasi yang aktual, akurat, mudah dipahami, dan menarik. Kemampuan tersebut menjadi penting karena Sistem Informasi Desa tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagai sarana administrasi dan pelayanan publik, tetapi juga berpotensi dikembangkan menjadi etalase digital Desa Mertak.

Melalui sistem tersebut, informasi mengenai destinasi wisata, budaya, kegiatan masyarakat, serta produk lokal dapat dihimpun dan dikemas menjadi konten digital yang lebih mudah diakses masyarakat maupun calon wisatawan.
Pengelolaan informasi secara berkelanjutan juga dapat memberi ruang bagi desa untuk membangun dokumentasi potensi lokal yang lebih terstruktur.
Kepala Desa Mertak menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, peningkatan kapasitas perangkat desa menjadi bagian penting dalam mendukung proses digitalisasi pemerintahan desa.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan dari Universitas Mataram. Pelatihan ini memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi perangkat desa untuk mengelola Sistem Informasi Desa dengan lebih baik, sehingga informasi tentang pelayanan maupun potensi wisata Desa Mertak dapat disampaikan kepada masyarakat secara lebih cepat dan luas,” ujarnya.
Dalam pengembangan promosi wisata, Kelompok KKN Unram Desa Mertak periode Juli–Agustus 2026 bersama kelompok pemuda diharapkan dapat menjadi mitra pendukung pemerintah desa.
Peran tersebut dapat dilakukan melalui dokumentasi potensi desa, penggalian ide konten, penyusunan informasi, hingga pengembangan materi digital yang dapat dipublikasikan melalui Sistem Informasi Desa.
Kolaborasi tersebut diharapkan membuat informasi yang ditampilkan tidak hanya berorientasi pada pelayanan pemerintahan, tetapi juga mampu menggambarkan potensi wisata, budaya, produk lokal, serta aktivitas masyarakat Desa Mertak secara lebih lengkap.
Ketua Tim Pengabdian, Halil Akhyar, menekankan bahwa keberlanjutan pengelolaan menjadi bagian penting setelah pelatihan dilaksanakan. Kemampuan teknis yang diperoleh peserta diharapkan dapat diterapkan melalui pembaruan informasi secara rutin dan konsisten.
“Harapannya, perangkat desa dapat semakin mandiri dalam memperbarui informasi secara rutin. Dengan demikian, Sistem Informasi Desa tidak hanya mendukung pelayanan publik, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan potensi wisata dan produk lokal Desa Mertak kepada masyarakat yang lebih luas,” tuturnya.
Kegiatan tersebut juga sejalan dengan upaya pencapaian sejumlah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Peningkatan pengetahuan dan keterampilan literasi digital perangkat desa, pemuda, dan mahasiswa mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya melalui penguatan kapasitas dan pembelajaran sepanjang hayat.
Pemanfaatan OpenSID dan teknologi digital dalam pengelolaan informasi desa turut mendukung SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, terutama dalam mendorong pemanfaatan inovasi dan infrastruktur digital untuk meningkatkan kualitas tata kelola serta pelayanan kepada masyarakat.
Penguatan dokumentasi dan promosi potensi wisata, budaya, dan produk lokal juga berkaitan dengan SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, khususnya dalam upaya menjaga, memperkenalkan, dan meningkatkan apresiasi terhadap potensi serta warisan lokal melalui pemanfaatan teknologi informasi.
Sementara itu, kolaborasi antara Universitas Mataram, Pemerintah Desa Mertak, pemerintah daerah, mahasiswa KKN, kelompok pemuda, dan masyarakat mencerminkan semangat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Sinergi berbagai pihak menjadi salah satu unsur penting agar transformasi digital desa dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Melalui pengabdian tersebut, Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Mataram, memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung transformasi digital di tingkat desa.
Kolaborasi tim pengabdian bersama Pemerintah Desa Mertak, DPK, Kelompok KKN Unram Desa Mertak periode Juli–Agustus 2026, serta kelompok pemuda diharapkan dapat mendorong pengelolaan informasi desa yang semakin mandiri dan berkelanjutan.
Pemanfaatan Sistem Informasi Desa secara konsisten pada akhirnya diharapkan tidak hanya memperkuat tata kelola dan pelayanan publik, tetapi juga membuka ruang yang lebih luas bagi Desa Mertak untuk memperkenalkan kekayaan wisata, budaya, dan produk lokal kepada masyarakat di era digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....