Perkuat Literasi, Balai Bahasa NTB Latih Guru SMK Al-Absor Membaca Kritis
- 29 Agt 2026 16:06 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Sebanyak 37 guru SMK Al-Absor Jago, Kabupaten Lombok Tengah, mengikuti pelatihan peningkatan kemampuan membaca kritis sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas literasi pendidik di tengah derasnya arus informasi digital.
Kegiatan yang berlangsung di SMK Al-Absor Jago, Kamis, 27 Agustus 2026, tersebut menghadirkan perwakilan Balai Bahasa Provinsi NTB, Nurcholis Muslim dan Ni Made Yudiastini, sebagai narasumber.
Pelatihan diarahkan untuk membekali para guru dengan kemampuan mengajarkan membaca kritis kepada siswa. Materi yang diberikan mencakup strategi pengajaran membaca kritis, teknik menganalisis teks secara mendalam, hingga metode mengevaluasi informasi yang diterima peserta didik.
Kemampuan tersebut dinilai penting agar siswa tidak hanya mampu membaca sebuah teks, tetapi juga memahami konteks, menilai informasi, serta menyikapinya secara bijak.
Melalui pelatihan tersebut, guru diharapkan dapat menerapkan strategi membaca kritis dalam proses pembelajaran sehingga peserta didik memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menyaring informasi, terutama di tengah perkembangan teknologi dan media digital.
Kepala SMK Al-Absor Jago, H. Muslim, membuka kegiatan tersebut secara resmi. Dalam sambutannya, ia menyoroti perkembangan tingkat literasi di lingkungan sekolah yang sebelumnya masih tergolong rendah.
Menurutnya, berbagai upaya yang dilakukan secara bersama-sama mulai menunjukkan hasil. Tingkat literasi di SMK Al-Absor Jago mengalami peningkatan yang signifikan pada 2025.
Karena itu, pelatihan membaca kritis diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian literasi yang telah diperoleh sekolah.
H. Muslim juga menilai peningkatan kapasitas guru menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan perkembangan literasi di lingkungan sekolah. Guru tidak hanya dituntut menyampaikan materi, tetapi juga perlu memiliki kemampuan membimbing siswa menghadapi berbagai informasi yang mereka temui.
Sementara itu, keterlibatan Balai Bahasa Provinsi NTB memberikan penguatan dari sisi strategi pembelajaran literasi. Para guru mendapatkan perspektif dan metode yang dapat digunakan untuk membantu siswa memahami informasi secara lebih mendalam dan kritis.
Pelatihan tersebut sekaligus menjadi bentuk sinergi antara sekolah dan Balai Bahasa Provinsi NTB dalam meningkatkan kemampuan literasi pendidik dan peserta didik.
Dengan penguatan kemampuan membaca kritis, SMK Al-Absor Jago berharap perkembangan literasi yang telah menunjukkan tren positif dapat terus berlanjut. Para guru diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam pembelajaran sehingga siswa semakin terampil memahami, menganalisis, dan menyikapi informasi secara tepat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....