SMKPP Negeri Bima Siap Cetak Generasi Pertanian yang Cemerlang

  • 23 Jul 2026 15:46 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Perkembangan teknologi pertanian telah mengubah cara pandang masyarakat terhadap dunia agribisnis. Jika dahulu sekolah pertanian sering dianggap hanya mencetak tenaga kerja di sektor sawah dan kebun.

Kini kondisi tersebut berubah seiring berkembangnya teknologi, mekanisasi, digitalisasi, hingga kebutuhan tenaga profesional di bidang pertanian modern.

Perubahan paradigma tersebut turut berdampak terhadap meningkatnya minat masyarakat memilih SMK Pertanian Pembangunan (SMKPP) Negeri Bima sebagai tempat pendidikan putra-putri mereka.

Kepala SMKPP Negeri Bima, Abdul Hamid, S.Pt, M.Pd mengatakan sekolah yang dipimpinnya tidak hanya mengajarkan teori, tetapi lebih menitikberatkan pada pembelajaran praktik sehingga lulusan benar-benar memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.

"Minat masyarakat menyekolahkan putra-putrinya di sekolah pertanian saat ini semakin meningkat. Dulu mungkin masih ada anggapan bahwa sekolah pertanian hanya identik dengan pekerjaan di sawah. Namun saat ini paradigma tersebut sudah berubah," katanya.

Menurutnya, pertanian kini telah berkembang menjadi sektor yang modern, berbasis teknologi, digitalisasi, mekanisasi, bahkan terintegrasi dengan dunia industri dan kewirausahaan.

Karena itu, SMKPP Negeri Bima membekali setiap peserta didik dengan berbagai kompetensi yang relevan dengan perkembangan zaman agar mampu bersaing di dunia kerja.

"Kami membekali siswa dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan dunia kerja sehingga setelah lulus mereka memiliki banyak pilihan, yaitu bekerja, melanjutkan kuliah maupun berwirausaha," jelasnya.

Dalam mendukung tujuan tersebut, sekolah menjalin kemitraan strategis dengan berbagai Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA).

Melalui program tersebut, siswa mengikuti praktik kerja industri secara langsung, memperoleh sertifikasi kompetensi, hingga memiliki peluang direkrut perusahaan setelah menyelesaikan pendidikan.

Model pembelajaran yang diterapkan juga mengedepankan pendekatan berbasis proyek sehingga peserta didik terbiasa menyelesaikan persoalan nyata di lapangan.

Lulusan tidak hanya dibentuk menjadi tenaga kerja terampil, tetapi juga dipersiapkan menjadi pelaku usaha muda di sektor pertanian yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Dengan pendekatan tersebut, SMKPP Negeri Bima terus memperkuat posisinya sebagai salah satu sekolah vokasi pertanian yang menghasilkan lulusan profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap mendukung pembangunan pertanian nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....