Sumatif Akhir SMAN 3 Mataram Berjalan Lancar meski Bersamaan dengan SPMB

  • 11 Jun 2026 07:28 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Pelaksanaan Sumatif Akhir Semester (SAS) Genap Tahun Ajaran 2025/2026 di SMAN 3 Mataram berlangsung lancar meski dilaksanakan bersamaan dengan tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Seluruh rangkaian ujian berjalan sesuai jadwal tanpa kendala berarti.

Kepala SMAN 3 Mataram, Yuspita Martiningrum, mengatakan pelaksanaan sumatif berlangsung pada 2 hingga 8 Juni 2026 dan diikuti seluruh siswa sesuai jadwal yang telah ditetapkan sekolah.

“Alhamdulillah bisa kami katakan proses sumatif berjalan dengan lancar, semua dalam kendali,” ujarnya, Kamis 11 Juni 2026.

Menurut Yuspita, pelaksanaan sumatif tahun ini bertepatan dengan tahapan SPMB sehingga personel sekolah harus berbagi tugas antara panitia penerimaan murid baru, panitia ujian, dan pengawas ruang. Namun kondisi tersebut tidak mengganggu jalannya kedua kegiatan.

“Walaupun di hari yang sama kita juga menerima murid baru. Personel kami pecah dua, ada yang mengurus SPMB dan ada yang menjadi panitia sumatif serta pengawas. Tapi alhamdulillah kendala yang sangat berarti tidak ada,” jelas

Ia menjelaskan, SMAN 3 Mataram tetap mempertahankan sistem ujian tertulis menggunakan lembar soal dan jawaban. Sekolah menilai metode tersebut masih efektif untuk mengukur kemampuan berpikir dan kreativitas peserta didik dibandingkan ujian berbasis gawai.

“Karena kita meyakini dengan kertas ada proses berpikir anak. Ada proses kreatif di sana sehingga lebih efektif untuk bisa menemukan nilai-nilai yang lainnya di anak,” jelas Yuspita.

Selama pelaksanaan ujian, seluruh mata pelajaran diujikan sesuai jadwal yang telah disusun sekolah. Setiap sesi ujian berlangsung selama satu jam dengan pengawasan yang diperketat untuk menjaga integritas pelaksanaan evaluasi pembelajaran.

Yuspita mengungkapkan pihak sekolah memberikan perhatian khusus terhadap pengawasan di ruang ujian. Telepon genggam siswa dikumpulkan sebelum ujian dimulai untuk mencegah potensi kecurangan selama pelaksanaan tes.

Meski demikian, pihak sekolah masih menemukan beberapa siswa yang mencoba menyontek menggunakan catatan manual. Namun upaya tersebut dapat segera diantisipasi berkat pengawasan yang berjalan optimal.

“Kepengawasan harus betul-betul diintensifkan. Pengawas harus fokus karena untuk keadilan anak,” tegasnya.

Saat ini, SMAN 3 Mataram tengah memasuki tahap koreksi dan pengolahan nilai. Proses input nilai dilakukan secara terpusat melalui sistem daring untuk memudahkan pengelolaan data oleh bidang kurikulum. Selain itu, sekolah juga masih membuka kesempatan bagi siswa yang berhalangan mengikuti ujian untuk mengikuti ujian susulan serta program perbaikan nilai.

Yuspita menambahkan, hasil sumatif akan menjadi bagian dari penyusunan laporan hasil belajar siswa yang direncanakan dibagikan pada akhir Juni mendatang setelah seluruh proses penilaian selesai dilaksanakan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....